Comedy and Indie

Selasa, 28 Maret 2023

Biografi Ganjar Pranowo dan Peluangnya Menjadi Capres pada Pemilu 2024

 


Loetju.id - Ganjar Pranowo adalah seorang politikus dan gubernur Jawa Tengah yang telah aktif di dunia politik Indonesia sejak tahun 2004. Lahir di Surakarta pada tanggal 8 Oktober 1968, Ganjar memiliki latar belakang sebagai pengusaha dan pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 sebelum terpilih sebagai Bupati Wonogiri pada tahun 2010. Ia kemudian terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah pada periode 2013-2018 dan berhasil memenangkan kembali pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada 2018-2023 dengan perolehan suara yang signifikan.

Ganjar Pranowo dikenal sebagai sosok pemimpin yang populer dan banyak disukai oleh masyarakat di Jawa Tengah. Selama menjabat sebagai gubernur, ia berhasil menyelesaikan berbagai program dan proyek yang memiliki dampak positif bagi masyarakat, seperti program Jateng Istimewa, pengembangan pariwisata di Jawa Tengah, serta pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Meskipun belum secara resmi mengumumkan pencalonannya, Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang berpotensi maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden Indonesia tahun 2024. Potensi tersebut didasarkan pada popularitasnya di Jawa Tengah serta dukungan dari beberapa partai politik yang ada di Indonesia. Selain itu, Ganjar juga dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin dan memiliki rekam jejak yang baik dalam menjalankan tugasnya.

Namun, Ganjar Pranowo juga dihadapkan pada beberapa tantangan dalam menghadapi Pemilihan Presiden tahun 2024. Selain persaingan yang ketat dengan calon presiden lainnya, ia juga perlu menghadapi kritik dan tantangan yang muncul selama kampanye. Selain itu, Ganjar Pranowo juga perlu membuktikan kemampuannya sebagai seorang pemimpin yang mampu mengatasi berbagai masalah yang dihadapi Indonesia saat ini.

Namun demikian, jika Ganjar Pranowo memutuskan maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden tahun 2024 dan berhasil memenangkan pemilihan, ia memiliki potensi untuk menjadi seorang pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia. Sebagai seorang yang telah berpengalaman dalam dunia politik dan telah memiliki rekam jejak yang baik dalam memimpin, Ganjar Pranowo memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang mampu memperkuat ekonomi Indonesia, memperkuat diplomasi luar negeri, serta membangun hubungan yang harmonis antar etnis dan agama di Indonesia.

Sebagai penutup, Ganjar Pranowo adalah seorang politikus yang memiliki rekam jejak yang baik dalam memimpin dan dihormati oleh banyak orang di Indonesia. Meskipun masih ada tantangan dan persaingan dalam menghadapi Pemilihan Presiden tahun 2024, potensi Ganjar Pranowo untuk menjadi calon presiden yang sukses dan membawa perubahan positif bagi Indonesia tidak dapat diabaikan

Nadine Fatiana Angkat Kisah Pertemanan di “All The Way Up”

 


Loetju.idMusisi muda asal Malang, Nadine Fatiana, siap memperkenalkan karya terbarunya yang berjudul “All The Way Up”. Lagu yang berdurasi 3 menit 9 detik tersebut diawali dengan intro yang groovy serta melodi yang mudah dicerna. 

Tangan handal musisi Derry Rith Haudin dengan apik menciptakan komposisi dan produksi dari lagu ini yang berkolaborasi dengan Nadine Fatiana dalam penulisan liriknya. 

Nadine yang telah merampungkan rangkaian lirik lagu ini disambut terbuka oleh Derry yang langsung membantu merealisasikan nomor tersebut. Sedangkan Mahatamtama bertindak untuk mengolah mixing dan mastering serta membawa lagu ini lahir ke ruang dengar para
penikmat musik di penghujung bulan Maret 2023. 

Nuansa R and B dan pop ringan berpadu dengan vokal dari Nadine yang santai. Tidak perlu aksen yang rumit, sentuhan saxophone cukup membuat lagu ini terdengar lebih megah.

Nadine bertutur bahwa lagu “All The Way Up” terinspirasi oleh kisahnya menginjak bangku
SMA. Dara yang sedang menempuh pendidikan di MAN 2 Malang tersebut mengaku banyak
mendapat ide dari teman-temannya untuk membuat lagu tentang pertemanan. 

“I think it is a brilliant idea, karena belum ada laguku yang dikhususkan untuk menceritakan soal temen-temen aku di sekolah. Jadi inspirasinya berdasarkan pertama kali aku masuk ke gerbang SMA. Ketika aku bertemu sama temen-temen baru yang awalnya nih masih malu-malu semua, terus lama kelamaan berbaur jadi satu,” ungkapnya. 

Pengalamannya bertemu dengan sosok-sosok baru yang kemudian mengisi hari-harinya tidak sulit untuk digubahnya menjadi karya. Di balik lagunya, ada pesan untuk terus bersama baik di masa senang maupun susah, karena teman sejatinya akan selalu mendampingi bagaimanapun situasinya.

Setelah sebelumnya merilis “If Tomorrow We Have to Fall Apart” dimana Nadine bereksperimen dengan nuansa warna jingga dan merah yang hangat, maka di single “All The Way Up” penyanyi ini kembali ke fitrahnya pada warna dan nuansa biru yang selalu muncul sejak lagu debutnya divisualkan. 

“Sebelum memang nentuin warna dominasi elemen, aku sudah pertimbangkan juga, do some research juga, kalau warna biru itu ternyata juga memberikan kesan tenang, kalem dan juga loyal yang masih berhubungan dengan tema pertemanan di lagu ini,” jelasnya. 

Menjadi rilisan single ke-4 sepanjang karirnya yang dimulai di tahun 2021, Nadine mengaku senang karyanya bisa dinikmati berbagai pihak. Lebih istimewanya, teman, kakak kelas, hingga guru seni budaya di tempat Nadine bersekolah juga memberikan dukungan positif serta mendorongnya untuk terus berkarya.


Oleh sebab itu, Nadine masih memiliki banyak target yang ingin dicapainya di tahun 2023
antara lain merilis EP hingga melakukan tour. Lebih lanjut, untuk menunjang perilisan single ini Nadine dan tim juga mempersiapkan sebuah video klip. 

“Insyaallah bakal ada dan sudah dirancang, tapi konsepnya masih dalam proses pengembangan. Karena lagu ini vibesnya masih R and B, aku dan tim akan memilih konsep yang sesuai juga,” bocornya. 

Sementara menunggu visualisasi dari lagu ini, Nadine mengajak para pendengar untuk menikmati “All The Way Up” mulai tanggal 24 Maret 2023 di berbagai kanal streaming digital dan memutarnya saat dalam perjalanan, mengawali aktivitas, atau berkumpul bersama teman!

THE RAIN Ajak Pendengar Kembali Ke Nuansa 80-an Lewat Lagu “Halaman Berbeda”

 



Loetju.id - THE RAIN kembali merilis salah satu lagu dari album studio ke-7 mereka, Mereka Bilang Kita Terjebak Bersama. Sebuah lagu berjudul “Halaman Berbeda” dipilih oleh band asal Yogyakarta yang hingga kini tetap beranggotakan Indra Prasta (vokal, gitar), Iwan Tanda (gitar, vokal), Ipul Bahri (bass, vokal) dan Aang Anggoro (drum, vokal).

 
Sejak awal terbentuk, mungkin bisa dibilang The Rain adalah salah satu band Indonesia yang memiliki komitmen yang kuat untuk bertahan di industri musik Indonesia. Terbukti dengan perjalanan menuju 22 tahun berkarya, The Rain masih konsisten dengan formasi awal dan tetap produktif mengeluarkan karya-karya terbaiknya yang selalu mendapat sambutan baik oleh penikmat musik Indonesia.


Kali ini lewat lagu “Halaman Berbeda”, The Rain ingin kembali mengajak pendengar untuk tenggelam dalam barisan lirik sendu berbalut nuansa musik yang mengingatkan kita pada akhir dekade 80-an hingga awal dekade 90-an.


“Lagu ini adalah salah satu lagu saya yang proses penulisannya memakan waktu bertahun-tahun. Separuh lagu ini sudah ada sejak hampir sepuluh tahun lalu. Tak terselesaikan saat itu, lalu tersimpan di arsip lagu The Rain. Sampai akhirnya baru berhasil dirampungkan bersama saat proses pengerjaan album ini”, ujar Indra.


“Untuk aransemennya, tidak sulit untuk membalut lagu ini dalam nuansa akhir 80-an hingga awal 90-an. Selain karena progresi Chord-nya memang cocok untuk dibawa ke arah sana, kami juga memang cukup banyak mendengarkan referensi dari era tersebut, seperti karya David Foster dan lain-lain”, tambah Iwan.

Lagu ini menjadi jembatan menuju momen 22 tahun perjalanan The Rain yang jatuh pada akhir tahun 2023 ini.

“Kami persembahkan buat semua The Rain Keepers, sebutan buat para penggemar The Rain, yang selalu setia menanti rilisan karya terbaru The Rain”, tutup Aang.

Lagu “Halaman Berbeda” kini telah tersedia di berbagai layanan musik digital. Selamat mendengarkan!


Halaman Berbeda (Lirik)

Kau bilang tak mengapa bila
aku harus melupakan
saat-saat hebat yang pernah
kita miliki


Di tiap sudut hati ini
aku tuliskan kenangan
tentang apapun tentangmu
asalkan tentangmu


Bagaimana mungkin aku
sanggup ‘tuk melupakanmu
Kau yang tunjukkan aku
cara indahmu menerimaku
mengisi hidupmu


Bagaimana mungkin kita
menyerah begitu saja
tapi ku tak menahanmu lagi
jika memang ini yang hatimu mau


Bimbang yang tak lagi teredam
meski tangan erat menggenggam
awal dari bab berikutnya
yang harus menuliskan kita
di halaman berbeda

Minggu, 19 Maret 2023

Bagas Ran Kembali Rilis Single Baru Ciptaan Sendiri Berjudul Ragu

 


Loetju.id - BAGAS RAN, pria asal Palembang yang kini sedang mengembangkan sayapnya di ibukota sebagai seorang penyanyi profesional. Selain bernyanyi, Bagas juga adalah seorang penulis lagu yang handal, bahkan dari semua single yang telah rilis, tak banyak orang tahu bahwa sebagian besar lagu Bagas adalah ciptaannya sendiri. Bukan hanya itu, Bagas pun sudah mulai melebarkan bakatnya di dunia akting. Pada tahun 2022 lalu, Bagas pernah menjadi pemeran tambahan di film “My Sassy Girl” dan menjadi pemeran di film “Have a Nice Date” sebagai Gio.

Masih dibawah naungan label Indo Semar Records, Bagas Ran kembali merilis sebuah lagu baru yang berjudul “RAGU”. Lagu ini Bagas ciptakan pada bulan November 2022 lalu yang mengisahkan tentang cinta yang tumbuh dalam persahabatan.

“Ini tentang cowok dan cewek yang sudah lama bersahabat dan saling berbagi cerita, suka maupun duka sudah mereka lewati bersama. Seiringnya waktu, si cowok mulai merasakan rasa sayang yang berbeda di antara mereka, namun si cowok ragu untuk mengungkapkan perasaannya dengan alasan ia takut si cewek akan menjauh jika tau hal itu. Pada akhirnya cowok ini memilih untuk memendamkan perasaanya agar tetap bisa bersama si cewek untuk tetap menjadi sahabat”, ungkap Bagas soal lagunya ini.

Alasan Bagas memilih lagu ini karena baginya kisah ini banyak terjadi di dalam sebuah hubungan persahabatan, ada yang berhasil hingga berlanjut ke jenjang pernikahan. Namun, tak sedikit pula yang gagal dalam memperjuangkan cintanya yang berawal dari persahabatan.

“Kebetulan lagu ini adalah hal yang terjadi di aku, lalu aku pikir sepertinya bagus untuk dituangkan menjadi sebuah lagu, jadilah lagu ini yang berjudul Ragu” ujar Bagas.

Single kali ini dibawakan oleh Bagas dengan sedikit berbeda dari lagu-lagu sebelumnya, lagu “RAGU” yang bergenre Pop ini hadir dengan sedikit sentuhan Folk dengan aransemen musik yang sangat menyentuh hati, ditambah lagi suara khas Bagas yang lembut membuat lagu ini semakin enak untuk didengar.

Dalam pembuatan video lirik kali ini, Bagas dibantu oleh tim dari label musik Indo Semar Records dengan waktu yang cukup singkat, dimana Bagas Ran sebagai Composer dan Pramudito sebagai Music Producer. Lagu “RAGU” sudah rilis di berbagai platform musik tanah air, dan juga akan hadir official lyric video di Youtube Indo Semar Sakti.

Bagas berharap lagu ini dapat mewakilkan perasaan yang mungkin sedang dirasakan oleh pendengar dari lagu ini. “Semoga banyak yang relate dengan lagu ini, karena seperti yang kita tau banyak banget yang mengalami hubungan seperti ini dengan sahabat. Banyak orang yang bilang kalau persahabatan antar laki-laki dan perempuan tidak mungkin tak tumbuh rasa dari salah satu pihak, jadi semoga kalian suka dengan lagu ini yah”, tutup Bagas.

 

Ragu (Lirik)

Lama sudah kau dan aku bersama
Sedih senang t'lah menjadi cerita
Lantas tak mudah tuk menjaga rasa
Agar tak saling cinta


Teringat canda 'ku kala itu
Apa jadinya jika 'ku jatuh padamu
Kau tertawa dan berkata tak mau


Entah itu hanya guraumu
Ataukah sungguh-sungguh

 
T'lah kutanyakan pada hatiku
Mengapa dia harus memilih dirimu
Sungguh bukan inginku
Tuk miliki rasa itu

 
Baiknya, 'ku abaikan rasaku ?
Apakah 'ku katakan saja padamu ?
Agar kau pun tau
Kini ku mencintaimu


Teringat canda ku kala itu
Apa jadinya jika 'ku jatuh padamu
Kau tertawa dan berkata tak mau


Entah itu hanya guraumu
Ataukah sungguh-sungguh


Bukan tak mau
Namun 'ku ragu
Akan ada jarak saat kau tau


Maka biarkan aku
Memendam rasa ini
Sampai nanti
Dia hilang dan pergi


T'lah kutanyakan pada hatiku
Mengapa dia harus memilih dirimu
Sungguh bukan inginku
Tuk miliki rasa itu

 
Baiknya, 'ku abaikan rasaku ?
Apakah 'ku katakan saja padamu ?
Agar kau pun tau
Kini 'ku mencintaimu
Agar kau pun tau
Kini ku mencintaimu
Agar kau pun tau
Kini 'ku jatuh hati padamu

Tuntut Keadilan atas Tragedi Kanjuruhan, Oneding Rilis "Lempar Batu Sembunyi Tangan" ft. THMSN

 



Loetju.id - Karya ini tercipta atas dasar respon terhadap tragedi Kanjuruhan, di mana prosesnya berbelit- belit dan semakin tidak jelas. Lagu ini merupakan ungkapan hati kami yang merasa belum ada keadilan untuk korban tragedi Kanjuruhan. Kami berharap lagu ini bisa menjadi pengingat dan menjadi penyemangat teman-teman yang masih berjuang untuk mendapatkan keadilan.

Kali ini Oneding berkolaborasi dengan THMSN (Tutus Thomson), salah satu musisi kota Malang yang masih aktif berkarya. Oneding sudah mengeluarkan beberapa single dan satu album penuh yang berjudul “Kontemplasi”. Masih aktif tergabung di beberapa band (SATCF, Andjoeran Pengoeasa, dan My BeautifulLife).

THMSN merupakan one man project dari Tutus Thomson yang keluar dari zona nyamannya dari seorang drummer. THMSN sendiri memberikan warna berbeda dalam perjalanan karir bermusik seorang Tutus Thomson. THMSN menjelajah di skena emo rap yang mengangkat tema tentang quarter life crisis, depresi dengan vibe happysad.



“Lempar Batu Sembunyi Tangan”

Lirik

Di bawah terik mentari
Diguyur hujan bertubi-tubi
Mereka tetap berdiri
Tak sadar raga tlah mati
Rasakan desakan kanan kiri
Berpeluh dan bercucur air mata

Reff

Tolong kami tersakiti, kau bunuh teman kami!!
Kau tak punya hati nurani!!
Tolong kami tersakiti, kau bunuh teman kami!!

Mereka memuja dengan hati
Berakhir dengan tragedi
Lempar batu sembunyi tangan
Rasakan desakan kanan kiri
Berpeluh dan bercucur air mata

Slowanderer Presents Tropical House Music on Debut Single “You Should” featuring Saladdays

 


Loetju.id -  The EDM scene of Indonesia has welcomed a newcomer whose moniker is Slowanderer. The musician behind this solo project is also known as Jul and he just debuted with a brand new single called “You Should”. In his first feature, he would love to introduce himself to casual music listeners as an EDM producer who collaborates with duo Saladdays. “You Should'' is sung in English and chronicles an unrequited love from someone who chooses to hide his/her feelings towards a loved one. 

Anxiety and lack of bravery have kept the feelings shut deep down inside this person’s heart which led to the inspiration behind the song’s lyrics. Saladdays, who are known as twin musicians composed of Aliya (vocal) and Amel (guitar) also helped to create this song as what Slowanderer envisioned it to be. “Aliya’s innocent yet subtle vocal matched my vision on how this song would sound like, and Amel could fill in the lead guitar part as I expected,” said Slowanderer about his decision to have Saladdays on board as collaborators.

Digging deeper about this song, the musician who resides in Malang, East Java said that he is greatly influenced by Tropical house, a sub genre of EDM. This genre combines a lot of fun and relaxing vibe and sounds, although its lyrics might be on the contrary. Musicians of this sub-genre like Kygo, Hogland, Syn Cole, Mike Perry, as well as Nora Van Elken have become the muses behind Slowanderer’s project. 

Among those musicians, Kygo became the prime inspiration for “You Should” which was mixed and mastered by The Undogmatic, a Portugal-based sound engineer. The song was recorded by Rama Studio, and it becomes more visually appealing with the help of Kevkaesque who created the artwork.

Jul as the man behind Slowanderer is no stranger in the music industry since he has already ventured the ups and down of Indonesia’s music scene with alternative rock band, Tirant. Despite his rock band endeavor, Jul’s love for EDM has led him to a previous project called Pinecone with fellow collaborator Erwin, together they release 3 singles. However, Pinecone didn’t last long and it didn’t dissipate Jul’s passion for EDM until Slowanderer was born in 2023. 

Through this project, he aims to do a lot of exploration in terms of music, sound, and live performances. “As an entertainer, my ultimate goal is to entertain. In the scope of music, I aim to please the listeners. So, in the meantime my goal as Slowanderer is to make many songs that can be enjoyed by the listeners. The next step after this debut is… making another song of course!” said Slowanderer. “You Should” is officially released on digital streaming platforms from March 17th, 2023. Enjoy the vibe!

Kamis, 02 Maret 2023

Comika Dzawin Nur Ikram Masuk Pengurus Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah Periode 2022-2027



Loetju.id - Kabar membanggakan dari dunia stand up comedy, Dzawin Nur Ikram yang kita kenal sebagai komedian persona anak pesantren dan pendaki gunung masuk dalam jajaran pengurus Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah periode 2022-2027.

Selain Dzawin juga ada mas Hanung Bramantyo yang kita kenal sebagai sutradara dan mbak Desy Ratnasari yang populer sebagai penyanyi populer dengan lagu Tenda Biru.

Mengutip postingan dari akun instagram kabarmuhammadiyah yang mempublih tentang hal ini berjudul Bertabur bintang dan tokoh publik, Lembaga Seni Budaya Muhammadiyah periode 2022-2027 siap memajukan Islam. 


Muhammadiyah terkenal sangat inklusif, tak heran banyak nama dari berbagai kalangan dan latar belakang bisa menghiasi posisi di Muhammadiyah. Seperti nama-nama di bawah ini:


@rommyfibri (lembaga sensor film)

@dharmawan_dwiki_official (produser & komposer)

@erosscandra (gitaris SO7)

@hanungbramantyo (sutradara)

@noe.sabrang (vokalis Letto)

@tantrisyalindri (vokalis band Kotak)

@desyratnasariterdepan (penyanyi)

@dzawin_nur (youtuber & komedian)

@ deddy_mizwar (produser & aktor)

@jumaldialfi_ (budayawan)
Dll


Selasa, 28 Februari 2023

Hifdzi Khoir Gelar Tour Stand Up Comedy Bertajuk Komedian Cilik di 3 Negara dan 12 Kota 2023

 



Loetju.id - Hifdzi Khoir salah satu personel grup stand up GJLS tahun 2023 ini akan menggelar tour stand up bertajuk Komedian Cilik di 3 negara yaitu Indonesia, Tokyo dan Singapore serta total ada 12 kota di Indonesia yang akan disambanginya yaitu Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bali, Banyuwangi, Jambi, Bandung, Jakarta, Semarang, Bajarmasin dan Balikpapan.

Komedian Cilik bakal jadi tour stand up Hifdzi yang kedua setelah sebelumnya sukses menggelar spesial show berjudul Hip!.

Untuk yang belum tahu, judul Komedian Cilik didapatnya dari Rispo dan Rigen saat membahas masa kecil Hifdzi yang sudah komedik banget dengan membentuk grup lawak Laskar kepanjangan dari Lawakan Al Kautsar yang kala itu berharap bisa ikut acara API Junior (akademi lawak Indonesia) di stasiun TPI yang ternyata tak pernah ada.

Siapa sangka julukan sang komedian cilik dari becandaan Rigen dan Rispo dalam salah satu episode podcast GJLS bakal ia jadikan tema dan nama Tour Stand Upnya.

Semoga sukses untuk papa Hifdzi dengan tour stand up Komedian Cilik nya, informasi lebih lanjut pantengin akun twitter @hifdzikhoir dan untuk tiket bakal bisa dibeli di kuncicomedy.com.

Btw, barangkali butuh media partner boleh banget nih bang Hifdzi ajak Loetju.id hihi




Penulis
Nandar



===
Baca juga:




Mahen Rilis Ulang Lagu Hits Band Samsons Kenangan Terindah

 


Loetju.id - Petrus Mahendra atau yang lebih dikenal dengan MAHEN, sukses mencuri perhatian di awal kemunculannya di industri musik Indonesia dengan lagu “Pura Pura Lupa”. Lagu tersebut bahkan  sudah mencapai 129M viewers di Youtube. Setelah itu Mahen merilis album perdananya yang berjudul “Sebuah Cerita” di tahun 2021.

Penyanyi yang juga pernah beradu akting di film layar lebar “My Sassy Girl” bersama Tiara Andini dan Jefri Nichol ini, kembali hadir dengan single daur ulang yang berjudul “Kenangan Terindah”. Lagu yang pernah dibawakan oleh band Samsons dan diciptakan oleh Irfan Samsons ini, pernah booming di tahun 2000-an. Lagu ini bercerita tentang sebuah hubungan yang awalnya indah dan penuh dengan kebahagiaan, namun diakhir kisah semua hanya menjadi kenangan.

“Dulu lagu ini adalah salah satu lagu hits dari Band Samsons. Kali ini aku menyanyikan kembali lagu ini dengan genre Pop dan dengan ciri khas Mahen banget. Jadi meskipun sedikit berbeda, tapi disini tidak ada perubahan lirik apapun dari lagu aslinya. Aku seneng banget bisa dipercaya untuk menyanyikan kembali lagu ini, karena lagu ini juga pernah menemani masa galau aku”, ungkap Mahen.

Alasan Mahen memilih lagu ini karena baginya lagu ini sangat relate dengan apa yang sering terjadi sekarang ini, banyak hubungan juga yang sebenarnya masih saling mencintai tapi terpaksa harus berpisah dengan berbagai alasan, seperti contoh karena alasan perbedaan agama, tidak direstui oleh orang tua dan masih banyak lagi.

“Menurut aku makna lagu ini dalam banget, ada penggalan liriknya yang bilang ‘kan ku jadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku’. Jadi semua momen yang sudah dibuat bersama, susah banget dilupain dan menganggap semua momen yang udah dilewati akan terus dikenang seumur hidup”, ujar Mahen.

Dengan arangsemen baru ala Mahen, membuat lagu ini tetap enak untuk di dengarkan atau menemani saat kita bersedih. Selain itu, lagu ini cocok untuk semua kalangan dan berbagai umur, bisa juga ditujukan untuk kita yang sedang kehilangan pasangan, orang tua, sahabat dan masih banyak lagi. Jadi lagu ini memiliki makna yang sangat luas, tidak harus selalu tentang putus cinta saja. Proses produksi lagu ini dilakukan cukup singkat, Mahen kali ini dibantu oleh Tito S sebagai Music  Produser.

“Semoga teman-teman yang dengar lagu Kenangan Terindah versi aku ini, benar-benar bisa menjaga baik kenangannya. Ibaratnya di dalam hati kalian ada sebuah kotak dan semua kenangan itu kalian simpan di dalamnya. Kunci rapat namun kunci itu jangan kalian buang, supaya bisa tetap kalian kenang menjadi kenangan terindah”, tutup Mahen.

 

Kenangan Terindah (Lirik)

Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang t'lah hilang darimu
Yang mampu menyanjungku

Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu

Darimu, kutemukan hidupku
Bagiku, kaulah cinta sejati

Bagiku, engkaulah cinta sejati

Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t'lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Bila yang tertulis untukku
Adalah yang terbaik untukmu
Kan kujadikan kau kenangan
Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t'lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah


Namun takkan mudah bagiku
Meninggalkan jejak hidupmu
Yang t'lah terukir abadi
Sebagai kenangan yang terindah

Jumat, 24 Februari 2023

The Last Samurai Syuhada Rilis Album Debut Bertajuk Eunoia

 


Loetju.id - Sidoarjo, Setelah hiatus 8 tahun, reuni di tahun 2019 dan setelah itu mengeluarkan 4 single, dan di Februari2023 ini akhirnya The Last Samurai Syuhada (TLSS) Singgih (Bass, Lead Voc), Agung (Guitar, Back Voc) dan Aril (Drum) merampungkan materi untuk album debut perdana nya berisi 7 track dengan 4 track lagu lama yang di re-take ulang ditambah 3 track bersama 3 kolaborator di 3 kota. Dan album ini akan rilis exclusive pada 24 Februari 2023, dirilis dengan rilisan fisik kaset tape oleh Label mereka sendiri Siderise Records. Dan Launching Album Release Party di hari yang sama yang bertempat di Dimithree Café Sidoarjo.

Album Eunioa ini seluruh lagunya menceritakan tentang kehidupan positif, kebaikan sehingga memberi manfaat terhadap diri sendiri dan orang lain. Berisi 7 track dengan muatan materi mulai sound, warna music, isi lirik yang berbeda dan berbobot di tiap track lagunya. “ Di tiap Lagunya punya karakter warna music yg kuat. Full berisi tentang Kebaikan dan Kehidupan tanpa lagu berlirik cinta yang menjadi andalan setiap band pop punk pada umumnya.” Ujar Singgih Frontman TLSS

Sebelumnya Single andalannya “Telling Goodness” rilis di tahun 2020, setelah itu membuat sesuatu gebrakan yaitu berkolaborasi dengan 3 kolaborator di 3 kota (Surabaya, Sidoarjo dan Bandung), Zachary Topuh (Blingsatan) dengan “Melangkah Terarah”, Tommy Disastra ( MJA, Sleeping Police & Super Somesoul ) dengan single “Jadilah Berarti“ dan Aska Rockers (Rocket Rockers) “Rumah” di tahun 2021. Dan Single ketiga nya itu masuk dalam album Eunoia, ditambah 4 Lagu Original The Last Samurai Syuhada mulai Globalize Intifadha, The Way of The Truth, Responsibility, dan Telling Goodness dan ke empatnya di retake ulang.

Album ini dirilis 24 Februari 2023 dengan rilisan fisik berupa kaset dan di produksi terbatas atau limited edition oleh Siderise Records, sekaligus launching album release party.

Comika

Politika

Gen Z