Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Petani Desa Celep Tentang Pentingnya Penggunaan APD - Comedy, Indie and Creativity

Jumat, 21 Agustus 2026

Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Petani Desa Celep Tentang Pentingnya Penggunaan APD




Loetju.idSRAGEN, 6 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program “Pendampingan Penerapan APD dan Praktik Kerja Aman bagi Petani” melalui kegiatan penyuluhan kepada kelompok tani Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, pada Kamis (6/8). Kegiatan ini digagas oleh Hanna Shafa Mairasari, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan petani mengenai pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) saat melakukan aktivitas pertanian.

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap masih rendahnya penggunaan APD oleh petani, khususnya ketika melakukan penyemprotan pestisida dan pupuk. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko paparan bahan kimia yang berpotensi menyebabkan keracunan pestisida, iritasi kulit, gangguan pernapasan, serta gangguan kesehatan lainnya.

Melalui penyuluhan, petani diberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan APD sebagai salah satu upaya perlindungan diri dalam melakukan pekerjaan pertanian. Materi disampaikan secara singkat dan komunikatif agar informasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja dapat lebih mudah dipahami serta diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini menyasar kelompok tani Desa Celep sebagai kelompok yang secara langsung berhadapan dengan risiko penggunaan pestisida dan pupuk dalam kegiatan pertanian.

Hanna Shafa Mairasari menyampaikan bahwa penggunaan APD menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan petani ketika bekerja. 

“Penggunaan APD merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan petani untuk mengurangi risiko paparan pestisida dan menjaga kesehatan selama bekerja,” ujarnya.

Selain penyuluhan, program ini turut menyediakan poster dan leaflet edukasi mengenai pentingnya penggunaan APD. Media tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi petani untuk menerapkan kebiasaan kerja yang lebih aman, terutama saat melakukan aktivitas yang melibatkan pestisida dan pupuk.

Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani Desa Celep mengenai penggunaan APD serta mendorong penerapan praktik kerja yang lebih aman. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai perlindungan diri, petani diharapkan dapat lebih memperhatikan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan aktivitas pertanian sehari-hari.



Editor:
Achmad Munandar

Bagikan artikel ini

Jangan lupa komen ya Guys..