Comedy and Creativity

Selasa, 14 Februari 2023

Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Gerakan Penanaman Kesadaran Kebudayaan di Masyarakat Pebatan

 


Loetju.idPebatan, Brebes (08/02) Bertemu bersama dengan Kepala Sekolah MI Asyuriyah yang bertemu dengan mahasiswa KKN UNDIP dalam rangka perkenalan program imbauan pertahanan identitas kebudayaan di Pebatan. Pertemuan dilaksanakan di TPQ Asyuriyah, Masjid Nurussalim, Pebatan, Brebes, Jawa Tengah. 

Penyusunan proker ini dilakukan setelah dilakukannya pemetaan kebudayaan yang ada di Pebatan secara intensif dan bagaimana perkembangan budaya di Pebatan masih kurang terlihat di permukaan. Kebudayaan yang ada di Pebatan baru terlihat dari proses kebiasaan dan norma yang ada di lingkungan Masyarakat Pebatan.

Desa Pebatan dikenal sebagai desa yang memiliki potensi ekonomi berupa sayur-sayuran berupa bawang merah serta industri rumahan tutus dan harum manis. Desa ini juga memiliki lingkup pendidikan dasar yang cukup dengan adanya SDN 01, 02, 03 Pebatan dan MI Asyuriyah. Dari kesaksian yang diberikan oleh Kepala Desa bahwa budaya-budaya yang tercerminkan di tengah masyarakat berupa kebiasaan dan norma Islami yang biasanya diajarkan kepada anak-anak kecil di lingkungan sekitar. 

Menurut Profil Desa Pebatan tahun 2022 bahwa desa ini memiliki demografi Islam sebagai populasi mayoritas, pergumulan dan kebiasaan yang dibawa pun umumnya menjunjung nilai islami dibaurkan dengan norma dan kebiasaan Masyarakat Jawa pada umumya. 

Namun bentuk kebudayaan secara fisik maupun estetik masih belum terlihat di kalangan Pebatan meskipun menurut kesaksian Kepala Desa bahwa banyak seniman tersebar di desa ini. Dari survei yang sudah dilakukan mahasiswa KKN UNDIP bahwa kesenian yang ada di Pebatan pun masih sebatas lukisan indah yang dibuat oleh seniman lokal untuk SDN 01 Pebatan dan kesenian hadroh yang baru dilaksanakan selama empat minggu. 

Penyusunan proker ini meliputi pembuatan luaran berupa poster imbauan mempertahankan identitas kebudayaan yang mencakup pengetahuan tentang definisi kebudayaan, definisi identitas dan juga pentingnya mempertahankan identitas kebudayaan. Lalu mahasiswa KKN UNDIP bertemu dengan pelatih hadroh di Masjid Nurussalim yang kemudian diperkenalkan kepada Kepala Sekolah MI Asyuriyah yang bertanggung jawab terhadap perkembangan kesenian di lingkungan MI.


Kemudian dengan restu kepala sekolah untuk melaksanakan imbauan bagi anak-anak anggota hadroh untuk mempertahankan identitas dan kebudayaan yang sedang mereka lakukan sebagai bentuk penanaman kesadaran masyarakat untuk berbudaya. Dari perbincangan dengan Kepala Sekolah MI Asyuriyah juga bahwa MI tersebut akan memperluas dan memperbanyak lingkup ekstrakurikuler sebagai bentuk keberagaman aktivitas yang bisa dilakukan murid serta memperkenalkan mereka kepada kebudayaan berupa kesenian.

Harapannya yang di dapat dari proker ini adalah penanaman kesadaran berbudaya kepada siswa terutama murid anggota hadroh bisa tersalurkan dan nantinya akan muncul varian-varian kesenian yang dapat menonjol serta bermanfaat tidak hanya bagi mereka saja tetapi bagi Masyarakat Desa Pebatan 

Private Number Berkolaborasi dan Diproduseri The Rain di Lagu Berjudul Tembak

 


Loetju.idPRIVATE NUMBER adalah band indie bergenre Pop Punk yang terbentuk di Tangerang pada 9 juni 2007 yang  beranggotakan Uto (Vokal),  Egi (Gitar), Ikih (Gitar) dan Bengkak (Drum). Namun pada perjalanannya band yang telah berusia 16 tahun ini, sang vokalis harus cuti sementara waktu karena alasan kesehatan. Posisi vokal untuk sementara di isi oleh Egi dan Ikih.

Berawal dari pertemanan sekolah di masa SMA, band ini terbentuk dengan nama SGH. kemudian pada 9 Juni 2007 mereka mantap menggunakan nama Private Number, yang diambil dari fitur nomer tersembunyi pada HP Seluler. 

Meski bergonta-ganti personil dan hanya menyisakan Bengkak sebagai personil lama, namun band ini merupakan band yang produktif dengan membuat banyak lagu ciptaan sendiri dan sudah memiliki fanbase yang besar di skena musik Pop Punk.

Setelah melanglang buana dari satu panggung ke panggung lainnya, pada tahun 2011 Private Number memutuskan merilis sebuah EP yang bisa diunduh gratis berjudul “Call Me And I’ll Answer”. 

Kemudian di tahun 2014, merilis full album dengan judul “New Step For Being Better”. Namun perombakan personil dalam tubuh Private Number terus terjadi karena adanya perbedaan visi. Hingga pada akhirnya, Bengkak menemukan formasi baru untuk Private Number.

"Awalnya gue dan 4 teman SMA gue membentuk band ini dan main dibanyak event musik. Pas mulai kuliah pada satu per satu cabut dari band karena sibuk kuliah. Gue mutusin untuk nerusin band ini karena masih ada panggungan, lalu gue ajaklah Egi, yang memang adek kelas dan emang udah sering bantuin Private Number juga. Sempat gonta-ganti personil, lalu kemudian Uto dan Ikih bergabung. Sejak 2016 sampe sekarang kita berjalan dengan 4 personil ini”, ujar Bengkak tentang asal muasal band ini.

Lagu “Tembak” adalah lagu pertama yang dibuat oleh Private Number dan diciptakan oleh personil  lama Private Number yaitu M. Faris Kelly dan Mugie Tadarus.

“Lagu ini sebenernya sederhana, karena lagu itu dibuat saat kita masih SMA. Kalo diliat secara lirik juga simple lagunya, bukan lirik yang puitis. cuma menceritakan tentang kita suka sama cewek tapi takut untuk menyatakan rasa suka itu, jadi dipendam aja gitu. 

Lagu ini juga enggak pernah kita rilis sebagai single dan enggak pernah dipromosikan juga. Jadi kita juga enggak kepikiran kalo ini lagu bakal banyak orang denger. Bahkan sepanjang kita manggung, lagu ini malah yang selalu mendapat respon yang baik dari penonton. Justru kesederhanaan liriknya yang bikin lagu ini disukai banyak orang”, jelas Bengkak.

“Makanya lagu ini selalu kita jadikan lagu pamungkas kita di saat manggung. Melihat respon penonton yang ikut bernyanyi dan lihat bagaimana mereka menikmati lagu ini, rasanya luar biasa”, tambah Ikih.

PRIVATE NUMBER featuring THE RAIN

Tahun ini Private Number mencoba merilis kembali lagu “Tembak” dengan menghadirkan suasana dan aransemen yang berbeda dengan versi aslinya dengan  mengajak band legendaris, THE RAIN, untuk berkolaborasi di lagu ini.

“Awalnya dari pertemanan. Egi beberapa kali membantu The Rain bergerilya secara independen, dan saya jadi mengetahui bahwa Egi tergabung dalam sebuah band bernama Private Number. Ketika ada kesempatan melihat mereka manggung, saya takjub melihat energi mereka dan penonton ketika mereka sedang memainkan lagu-lagunya di atas panggung. Selain melihat performance mereka di panggung, kami juga tertarik dengan sebuah single yang mereka perdengarkan pada kami. Judulnya Tembak. Sekali dengar langsung suka. Dan ternyata mereka mengajak The Rain sebagai feature artist di single ini. Dengan senang hati kami menyambutnya”, ucap Indra The Rain tentang awal bekerjasama dengan Private Number.

Di lagu “Tembak” ini, The Rain bukan hanya turut bernyanyi dan ikut dalam mengaransemen ulang lagu ini, namun juga bertindak sebagai Produser. Dan Private Number juga  merilis lagu ini dibawah naungan Heavy Rain Records yaitu label rekaman yang dibangun THE RAIN.

“Ini adalah label independen The Rain yang berdiri sejak 2013. Single pertama yang dirilis The Rain lewat Heavy Rain Records adalah Terlatih Patah Hati. Hingga tahun 2022, The Rain adalah satu-satunya band di Heavy Rain Records. Seiring berjalannya waktu, kami mulai membuka peluang untuk bekerjasama dengan musisi-musisi lain, dan Private Number menjadi band selanjutnya yang dirilis oleh Heavy Rain Records”, jelas Indra The Rain.

Dengan menunjuk The Rain sebagai produser, dari awal proses produksi lagu ini Private Number sudah berkomitmen untuk meredam ego dan mempercayakan jika nantinya akan ada perubahan besar dari aransemen lagu. 

Namun keterlibatan The Rain rupanya tidak menghilangkan nuansa Pop Punk yang selama ini menjadi benang merah Private Number. “Perubahan di lagu ini lebih kepada penambahan bagian dan penyempurnaan penggalan dan makna kata. Disini kita malah jadi belajar banyak sama The Rain soal penulisan lirik. 

Dari awal kita juga udah sepakat kalo lagu ini bakal diobrak-abrik sama The Rain. Kita juga sudah ijin dengan pencipta awal lagu ini. Dan kita pikir hasilnya akan nge-pop banget nih, ternyata enggak. Identitas Private Number tetap ada tapi ini lebih mudah dicerna aja. Jadi andilnya The Rain besar banget di lagu versi baru ini”, ungkap Egi.

Kolaborasi antara Private Number dan The Rain bukan hanya sampai disitu, bahkan sampai ke konsep videonya pun mereka pikirkan bersama. Cerita di official video lagu ini berkaitan dengan 2 official video single The Rain sebelumnya, “Mendengar Kabar” dan “Kita dan Ketidakmungkinan”, di mana karakter Mas Prinu yang diperankan oleh Egi dimunculkan. 

Private Number merasa dengan adanya momen kolaborasi lagu “Tembak” versi baru ini, mereka jadi memiliki spirit baru lagi dalam bermusik yang saat ini berada di titik jenuh berkarya selama 16 tahun. Namun rasa tanggung jawab untuk terus menghibur dan memberikan sesuatu yang fresh untuk para pendengar karya-karya mereka dan para penikmat skena musik Pop Punk pada umumnya, tak pernah padam. 

“Pastinya kita akan bikin karya terus dan kita pengen setelah Private Number, akan ada terus regenerasi di genre musik Pop Punk ini”, tutup Egi.


PRIVATE NUMBER Ft. THE RAIN – TEMBAK (Lirik)

Kupunya seorang teman wanita
Dia baik hatinya
Dia slalu ada di sampingku saat suka dan duka
Perlahan ku menjadi suka padanya
Tapi ku tak bernyali ‘tuk mengungkapkannya


Tembak tembak tembak tembak tembak tembak             
Tapi aku tak bisa
Tembak tembak tembak tembak tembak tembak             
Tapi aku tak kuasa melakukannya


Mungkin belum waktunya bagiku
Untuk ungkapkan cinta
Biarlah waktu yang ‘kan menjawab semua
Apakah dia merasakan yang sama
Perasaan yang kupunya pada dirinya


Tembak tembak tembak tembak tembak tembak             
Tapi aku tak bisa
Tembak tembak tembak tembak tembak tembak             
Tapi aku tak kuasa melakukannya


Aku tahu peluangku
Tipis ‘tuk memilikinya
Tapi hati tak berdusta
Ingin selalu menemaninya


Jika kau tak juga menyatakannya
Kau tak akan tahu perasaannya
Ini waktunya mengungkap semua

Destinasi Wisata Kuliner Jatisono, Mahasiswa KKN Undip Luncurkan Instagram Guna Branding

 


Loetju.idKab. Brebes, Jawa Tengah (01/02/2023) - Mahasiswa KKN Undip di desa Pagejugan, Brebes, baru saja meluncurkan sebuah akun Instagram bernama "Pariwisata Kuliner Jatisono".  

Tujuan dari akun ini dibuat untuk mempromosikan pariwisata kuliner tradisional Brebes kepada wisatawan dan masyarakat luas. Pariwisata kuliner ini merupakan gabungan dari beberapa UMKM yang ada disekitar desa Pagejugan. Selain itu, tidak hanya menjual makanan, tetapi juga menyediakan wisata kolam dan pijat ikan.

Melalui akun Instagram ini, mahasiswa KKN Undip memperkenalkan berbagai jenis makanan seperti sate ayam , ayam rempah, seafood, dan masih banyak lagi. Para penjual juga membagikan informasi tentang tempat wisata kuliner yang baru saja dibuka tersebut  dan hal-hal unik yang dapat ditemukan di tempat wisata kuliner ini seperti, wisata kolam renang anak dan pijat ikan. 

Selain itu, Mahasiswa KKN Undip juga membuat konten untuk branding tempat wisata kuliner ini. Konten ini berupa gambar, video, atau informasi tentang tempat wisata kuliner yang baru saja dibuka dan hal-hal unik yang dapat ditemukan di tempat wisata kuliner ini. Dengan membuat konten ini dapat menarik minat para pengunjung dan meningkatkan brand awareness.


Akun Instagram ini sangat berguna bagi wisatawan yang ingin mencoba kuliner dan wisata air. Mereka bisa menemukan informasi tentang fasilitas yang ditawarkan tempat bahkan melihat foto-foto makanan dan wisata air yang disediakan. 

Keberadaan akun ini juga membantu meningkatkan pemasaran bagi pelaku usaha kuliner yang ada dalam wisata kuliner ini, sehingga dapat memajukan pariwisata setempat.

Hadirkan Inovasi Baru, Mahasiswa KKN UNDIP Buat Peta Persebaran Sarana Kesehatan Desa Sigambir dalam Kalender Tahun 2023

 


Loetju.idBrebes – Sarana Kesehatan menjadi tempat yang keberadaannya sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat desa. Sarana kesehatan dapat berupa Pos Kesehatan Desa (PKD) dan posyandu sesuai kebutuhan pada suatu desa. 

Desa Sigambir memiliki permasalahan stunting sehingga keberadaan sarana kesehatan sangat diperlukan. Desa Sigambir telah memiliki PKD dan posyandu balita sebagai sarana kesehatan untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat setempat. 

Namun, keberadaan PKD dan posyandu balita di Desa Sigambir tersebut belum didukung oleh adanya peta persebaran sarana kesehatan. Di sisi lain, PKD dan Balai Desa Sigambir juga belum memiliki kalender tahun 2023. 

Peta persebaran sarana kesehatan merupakan gambar yang menunjukkan informasi spasial terkait dengan titik lokasi keberadaan sarana kesehatan di wilayah administratif dari Desa Sigambir. 

Pembuatan peta persebaran sarana kesehatan dilakukan mulai dari konsultasi program kerja bersama dengan ibu bidan selaku penanggung jawab PKD Desa Sigambir kemudian pengumpulan informasi lokasi sarana kesehatan melalui wawancara dengan ibu bidan, hingga editing kalender tahun 2023. 

Tak hanya informasi mengenai persebaran lokasi sarana kesehatan, program kerja ini juga menampilkan kalender 2023 yang disertai dengan keterangan tanggal merah di dalamnya. Pembuatan peta persebaran sarana kesehatan dalam kalender 2023 diharapkan dapat bermanfaat bagi PKD dan Balai Desa Sigambir untuk memenuhi kebutuhan kalender tahun 2023 dan informasi lokasi serta jam operasional dari sarana kesehatan di Desa Sigambir. 


Penyerahan kalender 2023 sebagai luaran program kerja peta persebaran sarana kesehatan kepada Ibu Sufi Kristiyani A.Md.Keb selaku bidan Desa Sigambir telah dilaksanakan pada Selasa, 24 Januari 2023. 

“Terima kasih mba sudah dibuatkan kalender 2023 dan peta persebaran sarana kesehatan dengan kreatif, insyaa Allah dapat bermanfaat untuk PKD Sigambir.” ujar Bu Sufi Kristiyani A.Md.Keb, bidan Desa Sigambir.

Era Serba Digital, Mahasiswa KKN Undip Ajak Pelaku Usaha Di Desa Sigambir Untuk Beralih Ke E-Commerce

 


Loetju.idKab. Brebes (19/01/2023) – Para pelaku di Desa Sigambir  mengaku kesulitan dalam mengembangkan usaha mereka. Terbukti dari banyaknya pelaku usaha yang menyerah dan memilih untuk menutup usaha mereka begitu saja.

Pandemi Covid-19 juga menjadi penyebab sulitnya para pelaku usaha untuk tumbuh, ditambah dengan banyaknya pelaku usaha yang belum bisa melakukan pemasaran secara online. Sulitnya pertumbuhan pelaku usaha di Desa tersebut, menggerakkan mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sigambir, Kec. Brebes, Kab. Brebes, membantu mendorong pelaku usaha Desa untuk maju.

Ibu Fitri Talita  (35) – pemilik bisnis fashion anak-anak, mengatakan tidak mudah untuk mempromosikan bisnis di luar desa. Beliau sendiri memiliki ketertarikan untuk mengiklankan usahnya melalui media sosial, namun karena minimnya pengetahuan mengenai teknologi, mengakibatkan belum terealisasinya niat tersebut.

Atas dasar permasalahan tersebut, mahasiswi KKN Tim I Undip yang bernama Iqlima Ranila Ramadhani dari Program Studi Akuntansi Perpajakan 2019 meluncurkan program “Pelatihan digitalisasi pada pelaku usaha untuk menggunakan e-commerce” yaitu dengan memperkenalkan penggunaan aplikasi shopee untuk memasarkan produk yang dijual, karena Shopee merupakan e-commerce yang memiliki jumlah pengguna terbanyak pada saat ini, sehingga peluang berjualan online di shopee lebih besar. 


Pada pelatihan membuat e-commerce, Ibu Fitri sebagai pelaku usaha mengakui bahwa program yang dijalankan ini sangat membantu usahanya dalam menjual produknya melalui online atau aplikasi e-commerce.

Penggunaan marketplace shopee pada pelaku usaha di Desa Sigambir, Kec. Brebes, Kab. Brebes diharapkan dapat membantu menjual produk dengan pesaing pasar yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan pengjual dari cara penjualan secara offline yang sebelumnya dilakukan. Selain itu, melalui program ini, para pelaku usaha juga diharapkan dapat meningkatkan omset penjulan, serta lebih berkembang dan siap menghadapi persaingan.

Jaga Produk UMKM Tetap Berkualitas, Mahasiswa KKN Undip Ajak Pengusaha UMKM Harum Manis Lakukan Pengembangan Inovasi Produk

 


Loetju.idBrebes (26/01/2023) – Mahasiswa KKN Undip Tim 1 Tahun 2023 mengajak pelaku UMKM Harum Manis untuk melakukan pengembangan inovasi produk di Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Program pengembangan inovasi produk disusun atas dasar untuk mendukung para pelaku UMKM di Indonesia agar bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan menarik bagi pembeli. 

Dari produk yang berkualitas dan menarik ini diharapkan bisa menambah calon pembeli sehingga dapat menaikkan keuntungan yang maksimal bagi pengusaha UMKM.  
Desa Pebatan dikenal sebagai desa yang memiliki potensi ekonomi berupa sayur-sayuran berupa bawang merah serta industri rumahan tutus dan harum manis. 

Di Pebatan sendiri terdapat beberapa pengusaha harum manis yang tersebar di beberapa titik. Pengusaha harum manis ini memiliki metode tersendiri dalam mengolah produknya.  Sehingga menghasilkan variasi produk yang unik bagi masing-masing pelaku UMKM. 

Berdasarkan survey yang sudah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNDIP Tim 1 di Desa Pebatan melihat bahwa inovasi produk dari UMKM di Desa Pebatan khususnya UMKM Harum Manis ini masih kurang. Seperti misalnya dilihat dari desain label yang ditempelkan di produk masih kurang informasi terkait dengan cara penyimpanan dan expired produk. 

Selain itu, cara penyimpanan stok barang atau produk UMKM masih dilakukan dengan cara sederhana dan tidak mengikuti metode penyimpanan yang baik benar. Dari kondisi ini produk yang dihasilkan kurang menarik dan dapat mengurangi kualitas produk karena cara penyimpanan yang kurang tepat. 

Melihat kondisi tersebut, salah satu mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP menyusun program kerja Pengembangan Inovasi Produk UMKM Harum Manis. Proses penyusunan program kerja dimulai dengan melaksanakan survey kepada pelaku UMKM Harum Manis. Setelah dilakukan survey, tahapan selanjutnya adalah melakukan perizinan kepada pelaku UMKM Harum Manis untuk diberikan pelatihan terkait dengan pengembangan inovasi produk UMKM. 

Setelah mendapatkan persetujuan, mahasiswa KKN menyusun poster yang berisi tentang materi terkait dengan metode penyimpanan barang FIFO dan membuat design label yang menarik untuk produk UMKM Harum Manis.

Pelaksanaan program kerja ini dilaksanakan selama dua minggu yang diawali dari proses survey sampai dilaksanakannya pengembangan inovasi produk. Selama pelaksanaan survey yang dilakukan di dua UMKM Harum Manis, hanya satu pelaku UMKM Harum Manis yang bersedia untuk diberikan pelatihan terkait pengembangan inovasi produk. 


Pelatihan ini dimulai dari perkenalan definisi metode FIFO, lalu alur penyimpanan FIFO, serta manfaat dari penyimpanan metode FIFO. Setelah dilakukan pengenalan terkait penyimpanan metode FIFO, mahasiswa KKN melanjutkan dengan memberikan design label untuk produk UMKM Harum Manis.

Selesai proses pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN berharap dengan adanya program kerja pengembangan inovasi produk UMKM Harum Manis ini dapat menumbuhkan kesadaran bagi pelaku UMKM Harum Manis untuk selalu melakukan inovasi-inovasi kepada produknya sehingga bisa terus menarik perhatian pelanggan maupun calon pelanggan baru. 

Cegah dan Kendalikan PTM, Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Edukasi PTM Pada Lansia di Desa Sigambir

 


Loetju.id Brebes—(25/01) Penyakit tidak menular atau PTM dikenal sebagai penyakit kronis yang tidak dapat disebarkan dari seseorang terhadap orang lain. Penyakit tidak menular mempunyai durasi perkembangan yang panjang dan ummnya berkembang lambat. PTM disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat contohnya kurangnya aktivitas fisik, diet yang tidak seimbang, konsumsi alcohol dan juga merokok.

Terdapat empat tipe utama penyakit tidak menular yaitu penyakit kardiovaskuler, kanker, penyakit pernapasan kronis, dan diabetes. Menurut laporan WHO Kematian akibat penyakit tidak menular sekitar 36 juta penduduk tiap tahunnya. Data Riskesdas 2018 menunjukkan morbiditas penyakit tidak menular mengalami peningkatan atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan data Riskesdas 2013. Penyakit hipertensi mengalami peningkatan yang paling tinggi diantara penyakit tidak menular lainnya yaitu sebelumnya 25,8  % menjadi 34,1%.
 
Berdasarkan wawancara dengan bidan desa Sigambir, diketahui bahwa angka penyakit tidak menular terutama pada lansia tinggi terutama hipertensi dan juga diabetes mellitus tipe 2.  Oleh karena itu, mahasiswa KKN Undip mengajak masyarakat terutama lansia untuk mencegah PTM dengan CERDIK (Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress) dan kendalikan dengan PATUH (Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktivitas fisik dengan aman, serta Hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya).
              
Oleh karen itu, Riski Enjelika Pardosi yang merupakan mahasiswa program studi giizi salah satu anggota KKN TIM 1 UNDIP 2022/2023  lakukan kegiatan edukasi mengenai “ Bagaimana cara mencegah dan menanggulangi penyakit tidak menular pada Lansia”, yang  dilaksanakan pada hari Rabu, 25 Januari 2023 bersamaan dengan posyandu Lansia desa Sigambir. 

Kegiatan ini juga dibantu oleh bidan Desa Sigambir dan kader posyandu lansia. Kegiatan dimulai dengan memberikan penyuluhan mengenai PTM di antaranya pengertian PTM, faktor risiko, pencegahan dan juga penanggulangan PTM. Kemudian diberikan juga leaflet sebagai media penyuluhan dan dapat dibawa pulang ke rumah untuk dibaca kembali dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Leaflet yang diberikan di antaranya mengenai penyakit hipertensi, gout arthritis, dan juga DM tipe 2. Leaflet berisikan pengaturan yang tepat dan sesuai dengan penyakit yang diderita yaitu diet rendah purin pada penyakit gout arthritis, diat DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), dan juga diet DM tipe 2 yang tepat jumlah, tepat jam dan tepat jenis (3J). Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan para peserta mendengarkan dengan baik terkait materi yang disampaikan.


Melalui kegitan ini diharapkan masyarakat Desa Sigambir terutama kelompok lansia lebih waspada terhadap penyakit tidak menular serta lebih memahami penyakit yang dideritanya mulai dari melakukan aktivitas fisik dan menerapkan pengaturan diet yang tepat terutama pada hipertensi, DM Tipe 2, dan gout arthritis.

Tingkatkan Kreativitas Siswa, Mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro Memperkenalkan Konstruksi Rumah Tinggal Sederhana Melalui Stik Kayu Bekas Sebagai Media Pembelajaran yang Menyenangkan

 


Loetju.idBrebes – Jawa Tengah (18/1). KKN Tim I Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023 memperkenalkan metode pembelajaran kreatif melalui pembuatan miniatur rumah dari stik kayu. Kegiatan dilakukan di 2 (dua) sekolah dasar yang berada di Desa Sigambir, yaitu SD Negeri 1 Sigambir dan SD Negeri 2 Sigambir, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kegiatan pembelajaran di sekolah seharusnya tidak hanya pemaparan materi saja, namun juga diperlukan pembelajaran yang mampu meningkatkan kreativitas siswa. Namun, pada kenyataannya di sekolah dasar Desa Sigambir, masih jarang dilakukan metode pembelajaran yang dapat mengasah krenova (kreatif dan inovasi) siswa. Untuk itu, diperlukan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kreativitas siswa, namun dikemas secara menyenangkan.


Metode pembelajaran ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari kegiatan belajar yang menyenangkan sehingga siswa dapat lebih tertarik dan bersemangat dalam menerima materi pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengenalan konstruksi rumah tinggal sederhana yang sering dijumpai anak-anak dengan memanfaatkan stik kayu bekas.

Harapannya, melalui metode pembelajaran kreatif ini dapat memacu para guru untuk terus berinovasi dalam membuat media belajar yang menyenangkan dan tepat sasaran. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini dapat melatih kreativitas dan sikap apresiatif terhadap perbedaan gagasan dalam teknik berkarya melalui barang bekas.

Pelaksanaan kegiatan mendapat apresiasi yang baik dari pihak kepala sekolah dan guru-guru setempat. “Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, anak-anak juga lebih antusias jika diberi pembelajaran yang praktik seperti pembuatan prakarya. Apalagi miniatur rumah sudah ada lombanya, semoga bisa menjadi awal yang baik bagi siswa”, tutur kepala sekolah SD Negeri 2 Sigambir, Drs. Slamet Kusnadi (53).

Proses pembelajaran dilakukan dalam 2 sesi, yaitu sesi pemaparan materi dan sesi praktik. Acara dimulai dengan pemaparan materi menggunakan media PPT yang ditampilkan melalui LCD proyektor. PPT disusun secara menarik agar para siswa senang dan dapat menerima materi dengan mudah. 

Di akhir sesi pemaparan, ditampilkan video cara membuat miniatur rumah dari stik kayu. Pembuatan prakarya ini memerlukan bahan berupa stik kayu bekas, lem, cutter, dan kardus bekas. Para siswa dibagi menjadi 4 (empat) kelompok untuk melatih kerja sama tim. Kemudian, dilanjutkan dengan praktik membuat miniatur rumah didampingi oleh mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro Tahun 2022/2023.
 
Acara diakhiri dengan pameran hasil karya masing-masing kelompok untuk memunculkan sikap apresiatif pada siswa. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para siswa menyambut dengan penuh antusias. Siswa juga menjadi lebih tahu ragam konstruksi rumah tinggal sederhana yang ada di sekitarnya. Kedepannya, metode pembelajaran seperti ini dapat dikembangkan lagi guna menciptakan iklim belajar yang lebih menyenangkan.

Senin, 13 Februari 2023

Ibu-ibu PKK di Desa Pebatan Brebes, Dapat Pelatihan Pembuatan Onigiri dari Mahasiswi KKN UNDIP

 


Loetju.id - Pebatan, Brebes (4/2). Ibu-ibu PKK di Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, mendapatkan pelatihan pembuatan onigiri oleh mahasiswi KKN UNDIP, Aliyya Keumala Hayati Karebet, dengan memanfaatkan bawang merah yang merupakan produk unggulan di desa ini.

Onigiri adalah makanan tradisional Jepang berupa nasi yang dikepal dan dibungkus oleh nori atau rumput laut. Nasi kepal ini biasanya berisi acar plum, tuna dan mayonais, dan salmon. 

Onigiri biasanya dikepal membentuk segitiga atau bulat sesuai dengan selera pembuatnya. Bentuknya yang unik dan ukurannya yang mudah untuk dimakan secara langsung tanpa menggunakan alat makan membuat makanan ini cepat menyebar ke negara luar, termasuk Indonesia. 

Hal itu menyebabkan banyaknya inovasi onigiri dari berbagai negara karena bahan utamanya, yaitu nasi, yang bisa dipadukan dan dimasak seperti apa pun.

Pelatihan pembuatan onigiri dengan bawang merah ini merupakan inovasi dari produk-produk onigiri yang sudah ada karena bawang merah sendiri jarang digunakan sebagai bahan pelengkap masakan di Jepang.

Pelatihan ini dimulai dengan memperkenalkan onigiri kepada ibu-ibu PKK, kemudian melakukan praktek pembuatannya. Adapun langkah-langkah pembuatannya, yaitu, pertama campurkan bawang goreng ke dalam nasi untuk taburannya. 


Pastikan nasi yang digunakan masih hangat agar mudah dibentuk. Ambil nasi yang telah dicampur dengan bawang goreng tadi, kemudian kepal nasi hingga membentuk segitiga atau bulat, sesuai selera. Kemudian bungkus onigiri dengan rumput laut.

Pelaksanaan program “Onigiri sebagai Alternatif Pangan” ini disambut antusias oleh ibu-ibu PKK. Sesuai namanya, program ini diharapkan dapat menjadi kreasi makanan agar tidak bosan dengan tampilan makanan yang biasanya dan bisa menjadi alternatif untuk UMKM di bidang makanan.

Mahasiswa KKN Tim 1 Undip Berdayakan Perangkat Desa Pebatan dalam Pembuatan Peta Tata Guna Lahan

 


Loetju.idPebatan (13/2/2023), Tata guna lahan mengacu pada upaya merencanakan pemanfaatan lahan suatu kawasan meliputi pembagian wilayah untuk fungsi tertentu, misalnya pemukiman, perdagangan, dan industri. 

Tata guna lahan merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan dan pembangunan yang berkelanjutan, tata guna lahan yang baik akan memberikan banyak manfaaat bagi masyarakat setempat dan tentunya ramah terhadap lingkungan.

Berdasarkan hasil pengamatan langsung di lapangan dan wawancara terhadap masyarakat dan pemerintah setempat, diketahui bahwa Kelurahan Pebatan masih memiliki tata guna lahan yang kurang baik, yang menimbulkan dampak lanjutan salah satunya seperti banjir. 

Oleh karena itu, Defita Ayu Amalia, mahasiswi Teknik Geologi Universitas Diponegoro, berinisiatif memeberdayakan perangkat desa untuk membuat peta tata guna lahan guna pengoptimalisasian penggunaan lahan yang terstruktur di Kelurahan Pebatan dalam kegiatan KKN TIM I Universitas Diponegoro tahun 2023.
 
Pemetaan tata guna lahan di Kelurahan Pebatan dilakukan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan survey langsung di lapangan untuk mengetahui kondisi penggunaan lahan yang ada. Sementara data sekunder diperoleh dari pengamatan secara penginderaan jauh melalui citra SAS Planet Bing Maps, Goole Earth dan citra Google Earth serta dilengkapi dengan validasi data lapangan, sementara data sekunder pendukung lainnya adalah data shp Rupa Bumi Digital Indonesia untuk wilayah Kabupaten Brebes.

Dalam pembuatan peta ini, software yang digunakan adalah ArcMap 10.8, dimana pembuatan peta tersebut meliputi pendeliniasian batas RT, jenis lahan, layouting peta, konsultasi peta dengan perangkat kelurahan, dilanjutkan pencetakan peta, serta penyerahan output berupa peta tata guna lahan kepada pihak Kelurahan.

Dalam proses pemberdayaan perangkat desa diajarkan secara langsung. Cara pembuatan peta tata guna lahan menggunakan cara yang lebih sederhana yakni dengan penginstalan software ArcMap 10.8. Pengolahan dilakukan dengan cara overlay data digitasi peta yang sudah dibuat sebelumnya oleh Mahasiswa KKN sendiri, kemudian dilakukan pelatihan cara pengolahan hingga proses pencetakan dan manfaat dari peta tata guna lahan itu sendiri.


Dari hasil pemetaan diketahui bahwa Desa Pebatan memiliki tata guna lahan berupa lahan terbangun, pemukiman, perkebunan, persawahan dan serta masih terdapat lahan kosong. 

Pemberdayaan perangkat desa dalam pembuatan peta tata guna lahan ini diharapkan dapat menambah data inventarisasi kelurahan dan dapat dipakai sebagai pertimbangan dalam perencanaan pembangunan di Desa Pebatan agar pemanfaatan lahan ke depannya lebih optimal dan terstruktur dengan baik serta diharapkan pemerintah desa dapat terus memperbarui peta tata guna lahan Desa Pebatan secara berkala. 
 

Comika

Politika

Milenia