Loetju.id - Surabaya - Bagaimana cara sebuah produk dikenal, menarik perhatian calon pelanggan, dan tetap diingat di tengah persaingan pasar? Jawabannya tidak selalu melalui iklan. Komunikasi langsung, interaksi dengan mitra toko, demonstrasi produk, hingga pelayanan kepada pelanggan juga menjadi bagian penting dalam aktivitas pemasaran. Pengalaman tersebut dirasakan oleh Meiliya Wati, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, selama menjalani kegiatan magang di PT Citra Kreasi Makmur yang menaungi merek Turbo Elektronik. Kegiatan magang tersebut berlangsung pada 20 Juli hingga 11 September 2026.
Bagi Meiliya, dunia marketing bukan sekadar tentang menawarkan produk dan mendorong penjualan. Namun terdapat proses komunikasi yang menuntut kemampuan beradaptasi, membangun hubungan profesional, serta memahami kebutuhan orang-orang yang ditemui di lapangan. Pengalaman itu dimulai dari kunjungan ke sejumlah toko mitra, seperti Hartono Elektronika, Miami Elektronik, dan UVO Elektronik. Pada tahap awal, kunjungan dilakukan bersama supervisor agar mahasiswa dapat mengamati cara berkomunikasi dengan mitra. Seiring berjalannya waktu, Meiliya juga mendapat kesempatan untuk melakukan kunjungan secara mandiri.
Tantangannya bukan hanya menyampaikan informasi produk, tetapi juga memahami situasi setiap toko, memilih cara berkomunikasi yang tepat, dan menjaga hubungan baik tanpa mengganggu aktivitas operasional mitra. Dari pengalaman tersebut, komunikasi tidak lagi sekadar teori yang dipelajari di ruang kelas, melainkan keterampilan yang diterapkan secara langsung dalam situasi kerja.
Ketika Promosi Tidak Cukup Hanya dengan Kata-Kata
Pengalaman di lapangan semakin beragam ketika Meiliya terlibat dalam pemasangan X-banner dan penataan display produk Turbo Elektronik di toko mitra. Kegiatan ini menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran juga hadir melalui tampilan visual. Produk yang ditata dengan baik dan materi promosi yang ditempatkan secara tepat dapat membantu pengunjung mengenali produk serta memperoleh informasi yang dibutuhkan. Pengalaman lainnya diperoleh melalui kegiatan demonstrasi produk di Tuban, Manukan, Surabaya, dan Mitra 10 Malang. Berbeda dari kunjungan toko biasa, demonstrasi produk memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada audiens. Kegiatan tersebut membutuhkan persiapan, pemahaman terhadap informasi produk, serta kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan mudah dipahami.
Dari sinilah mahasiswa belajar bahwa memperkenalkan produk bukan hanya soal apa yang disampaikan, melainkan juga bagaimana pesan tersebut disampaikan agar dapat dipahami oleh audiens. Interaksi langsung menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi antara perusahaan dan calon pelanggan. Tidak berhenti pada kegiatan promosi, Meiliya juga membantu aktivitas penjualan dan pelayanan pelanggan di Service Center Turbo Elektronik Surabaya. Pengalaman ini memperluas pemahamannya mengenai komunikasi interpersonal, terutama ketika membantu pelanggan memperoleh informasi produk. Ketepatan informasi, kesopanan, dan kemampuan menyesuaikan penjelasan dengan kebutuhan pelanggan menjadi aspek penting dalam memberikan pelayanan.
Belajar Marketing Public Relations dari Lapangan
Rangkaian kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan bidang Marketing Public Relations (MPR), yaitu pendekatan yang menghubungkan aktivitas Public Relations dengan tujuan pemasaran. Dalam praktiknya, pengenalan produk, penggunaan media promosi, demonstrasi produk, dan pemeliharaan hubungan dengan mitra dapat menjadi bagian dari upaya mendukung komunikasi pemasaran perusahaan. Melalui kegiatan magang ini, Meiliya memperoleh gambaran bahwa hubungan dengan mitra toko tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan penjualan. Komunikasi yang konsisten, sikap profesional, serta perhatian terhadap kondisi dan kebutuhan mitra juga menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kerja sama.
Pengalaman selama delapan minggu tersebut menjadi kesempatan untuk menghubungkan pembelajaran Ilmu Komunikasi dengan praktik profesional. Kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi terus dikembangkan melalui keterlibatan dalam berbagai aktivitas lapangan. Pada akhirnya, pengalaman magang di Turbo Elektronik memperlihatkan satu hal penting. Di balik produk yang dipasarkan, terdapat proses komunikasi yang menghubungkan perusahaan, mitra toko, dan pelanggan. Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, memahami proses tersebut menjadi pengalaman berharga untuk melihat bagaimana komunikasi berperan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
Editor:
Achmad Munandar

