Mahasiswa KKN-T IDBU-07 UNDIP Rampungkan Entri Kearifan Ekologi Waduk Cengklik di Repositori Digital KALOKA - Comedy, Indie and Creativity

Senin, 10 Agustus 2026

Mahasiswa KKN-T IDBU-07 UNDIP Rampungkan Entri Kearifan Ekologi Waduk Cengklik di Repositori Digital KALOKA





Loetju.id -  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim IDBU-07 Universitas Diponegoro (Undip) menuntaskan program kerja multidisiplin berupa penyusunan entri kearifan ekologi Waduk Cengklik ke dalam repositori digital KALOKA. Program ini dikerjakan di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali pada (04/08/2026). Fokusnya adalah dimensi Ekologi Waduk Cengklik, salah satu kategori utama dalam basis data kearifan lokal desa tersebut.

Kegiatan ini bertujuan mendokumentasikan pengetahuan ekologi warga sekitar waduk agar dapat diakses publik secara daring. Setiap entri disusun mengikuti standar kolom data KALOKA: judul, deskripsi, kata kunci, narasumber, sampai lokasi.

Sejumlah entri yang berhasil didokumentasikan antara lain sejarah pembangunan Waduk Cengklik sejak era Mangkunegaran dan kolonial Belanda, cerita rakyat tentang sosok penjaga gaib di empat penjuru waduk, dan legenda Watu Gajah. Tim juga mendokumentasikan praktik ekologi yang masih berjalan hingga kini. Beberapa di antaranya budidaya ikan sistem karamba, inovasi pengolahan eceng gondok menjadi pupuk dan biogas oleh Pokmas Ngudi Tirto Lestari, serta kesepakatan tak tertulis warga dalam menjaga kelestarian ikan di waduk.

Ketua Pokmas Ngudi Tirto Lestari, Turut Raharjo, menjadi salah satu narasumber dalam proses penggalian data ini. Ia menjelaskan bahwa ledakan eceng gondok yang sempat menutupi hampir 60 persen permukaan Waduk Cengklik pada 2021 justru menjadi titik awal lahirnya inovasi pupuk organik dan biogas Lesindo yang kini dimanfaatkan warga.



Ia berharap keberadaan KALOKA bisa menjaga pengetahuan lokal warga Sobokerto agar tidak berhenti di generasi sekarang.

"Semoga dengan adanya KALOKA, pengetahuan lokal yang kami miliki tidak berhenti di generasi sekarang saja. Mudah-mudahan apa yang kami bagikan melalui KALOKA dapat bermanfaat dan membuat lebih banyak orang mengenal kearifan lokal di sekitar Waduk Cengklik," ujarnya.

Seluruh entri kearifan ekologi Waduk Cengklik ini telah rampung didokumentasikan oleh tim KKN dan diserahkan ke pihak pengelola KALOKA. Ke depannya, harapannya masyarakat Desa Sobokerto sendiri yang dapat melanjutkan dan menambah entri kearifan lokal lainnya, sehingga KALOKA terus terisi dan berkembang secara mandiri oleh warga.


Penulis:
Fadhil Resmana Putra 
Mahasiswa KKN-T 07 UNDIP

Editor:
Achmad Munandar

Bagikan artikel ini

Jangan lupa komen ya Guys..