Loetju.id - Semarang – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 106 Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan program inovasi pendidikan jasmani melalui pengenalan olahraga flag football (sepak bola bendera) kepada siswa kelas VI di SDN Pedurungan Tengah 02, Kota Semarang. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/7/2026) ini didukung penuh oleh Pertamina Patra Niaga sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda.
Program pengabdian masyarakat ini berjalan di bawah bimbingan tim Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang terdiri atas Ir. Joko Mariyono, M.P., Ph.D., Annisa Firdauzi, S.P., M.P., dan Pramesti Megayana, S.P., M.Sc. Kehadiran dan arahan dari para akademisi ini bertujuan untuk memastikan agar inovasi yang digagas oleh mahasiswa tidak sekadar menjadi formalitas akademik, tetapi mampu diterapkan dan memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat sasaran.
Inisiatif pengenalan olahraga ini diketuai oleh Jaziel Abyaz Audrio, mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Undip angkatan 2023 yang bertindak sebagai Penanggung Jawab (PIC) program. Berbekal rekam jejak dan pengalamannya sebagai atlet flag football yang pernah berprestasi di kompetisi tingkat kota hingga nasional, Jaziel menyusun kurikulum pelatihan dasar yang mudah dipahami, terstruktur, dan aman untuk anak usia sekolah dasar.
"Melalui program KKN ini, saya merasa terpanggil untuk menyalurkan ilmu dan keahlian yang saya kuasai di lapangan kepada adik-adik di sini. Saya berharap pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki bisa menginspirasi mereka untuk mengenal olahraga kompetitif yang seru, sekaligus mengajarkan kerja sama tim dan strategi tanpa perlu khawatir dengan risiko cedera fisik," ungkap Jaziel.
Pemilihan flag football sebagai inovasi didasari oleh sifat permainannya yang menghindari benturan fisik (non-contact). Berbeda dengan American football konvensional, tindakan menjatuhkan lawan (tackle) diganti dengan mencabut bendera yang terpasang pada sabuk pinggang pemain. Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan kebugaran kardiovaskular, serta Tujuan 4 (Pendidikan Bermutu) dengan menghadirkan metode pembelajaran luar ruang yang interaktif.
![]() |
| Siswa kelas 6 SDN Pedurungan Tengah 02 saat melakukan pertandigan simulasi flag footballdi bawah arahan mahasiswa KKNT-106 UNDIP, Senin (27/7/2026). |
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT Undip mengawali kegiatan dengan pemanasan dinamis guna mencegah risiko cedera otot. Setelah itu, Jaziel memandu langsung para siswa dalam sesi latihan dasar (drills) yang mencakup teknik berlari (running), ketangkasan menangkap bola (catch), dan teknik bertahan dengan mencabut bendera lawan (deflag). Sebagai penutup, para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempraktikkan keterampilan tersebut dalam pertandingan simulasi (scrimmage game).
Dampak dari pelatihan ini langsung terlihat pada perubahan dinamika dan antusiasme siswa di lapangan. Pertandingan simulasi terbukti tidak hanya merangsang keaktifan motorik anak secara signifikan, tetapi juga menjadi sarana krusial dalam pembentukan karakter.
Di tengah lapangan, para siswa dituntut untuk mengasah kemampuan kognitif dan mengambil keputusan strategis dengan cepat. Lebih dari itu, olahraga ini sukses menumbuhkan kemampuan kerja sama tim (teamwork). Para siswa belajar untuk menekan ego, berkomunikasi dengan baik, memercayai rekan satu regu, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas tanpa dihantui oleh risiko kekerasan.
Kolaborasi sinergis antara mahasiswa KKNT-106 Undip, SDN Pedurungan Tengah 02, dan kepedulian sosial Pertamina Patra Niaga ini diharapkan mampu memantik minat jangka panjang siswa terhadap ragam olahraga baru, sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat dan disiplin secara berkelanjutan di masa depan.
Penulis:
Jaziel Abyaz Audrio
Jaziel Abyaz Audrio
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar


