Penguatan Keterampilan Kader PKK Kampung Karanganyar Melalui Pembuatan Jamu Fermentasi dari Temulawak, Jahe, dan Kunyit untuk Ayam Kampung - Comedy, Indie and Creativity

Senin, 26 Januari 2026

Penguatan Keterampilan Kader PKK Kampung Karanganyar Melalui Pembuatan Jamu Fermentasi dari Temulawak, Jahe, dan Kunyit untuk Ayam Kampung

 


Loetju.idPada hari Minggu, 25 Januari 2026 bertempat di rumah Bu Asih RT 01 RW 05 Kampung Karangayar telah dilaksanakan kegiatan praktik pembuatan Jamu Fermentasi dari Temulawak, Jahe, dan Kunyit untuk Ayam Kampung yang diikuti oleh peserta ibu PKK RT 01 RW 5 Kelurahan Gunungpati Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman toga seperti temulawak, jahe, dan kunyit yang berada di lingkungan sekitar sebagai jamu fermentasi alami untuk ternak ayam kampung. Jamu fermentasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang aman, murah dan mudah dibuat sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ayam kampung serta mengurangi ketergantungan  terhadap obat kimia.

Kegiatan diawali dengan penjelasan materi mengenai pengertian jamu fermentasi, manfaatnya bagi ayam kampung, serta fungsi masing-masing bahan herbal. Selanjutnya, peserta melakukan praktik langsung mulai dari persiapan bahan, proses pencucian dan pemotongan, penghalusan menggunakan blender. Kemudian pencampuran dengan EM4, gula merah, dan air lalu dilakukan fermentasi selama 3-4 hari.

Materi yang disampaikan Shella Ayu Novita mengenai manfaat temulawak memiliki kandungan utama Curcuma xanthorrhiza dan minyak atsiri sebagai peningkat nafsu makan, jahe memiliki kandungan utama gingerol dan shogaol untuk menghangatkan tubuh ayam, kunyit memiliki kandungan kurkumin dan desmetoksikumin yaitu sebagai meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas).


Hal ini ditambahkan oleh Lilik Krismiyanto, S.Pt., M.Si. bahwa jamu fermentasi dari jahe, kunyit, dan temulawak merupakan ramuan herbal alami yang difermentasi dan digunakan sebagai suplemen pakan/minum untuk ayam kampung guna meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Jahe, kunyit, dan temulawak mengandung senyawa aktif seperti kurkumin, gingerol, dan xanthorrhizol yang bersifat antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Melalui proses fermentasi, senyawa tersebut menjadi lebih mudah diserap tubuh serta menghasilkan mikroba baik yang membantu memperbaiki keseimbangan mikroflora usus. Pemberian jamu fermentasi dapat meningkatkan nafsu makan, memperbaiki pencernaan, memperkuat sistem imun, dan membantu ayam lebih tahan terhadap penyakit. Dengan demikian, jamu fermentasi herbal merupakan alternatif alami pengganti antibiotik sintetis yang aman dan ramah lingkungan untuk pemeliharaan ayam kampung.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini dan aktif bertanya selama proses praktik berlangsung. Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta dapat menerapkan jamu fermentasi secara mandiri untuk mendukung kesehatan pada ayam kampung.

Kegiatan yang dilakukan oleh   KKN Tematik 1  TIM 15 UNDIP  2026 dilaksanakan untuk mendorong masyarakat yang produktif dan mandiri dalam meningkatkan pertanian organik berkelanjutan.



Editor:
Achmad Munandar

Bagikan artikel ini

Jangan lupa komen ya Guys..