Comedy, Indie and Creativity

Rabu, 26 Juli 2023

G.A.T.E Welcome You To Their Universe with “Giants Among The Elders” Music Video

 


Loetju.id - G.A.T.E, a rising virtual band that consists of Juno Chapel (vocal, guitar), Ben Waller (bass) and Hana Takahashi (drum) welcome you to the G.A.T.E-verse with their first ever music video for “Giants Among The Elders''. The unit which was first introduced through @suneatercoven on Instagram used the opportunity to introduce each member, their personal traits, go-to bite and favorite hangout place in this music video produced by Sun Eater Studio in collaboration with Monocá collective. 

“The main plot of this music video is an intro as a new band. Who we are, what we like, and where we’re from. Like a brief get-to-know us visual for those who have heard of us or those who barely knew G.A.T.E. So the concept is similar to an old band video that showed us jamming, hanging out, nothing too serious haha,” said Ben Waller, the eldest in this band. Ben added that besides an introduction, you can also see them on a quest to look for the best Betawinese Soto in town that turned out to be proudly cooked by himself. 

When asked whether there’s correlation between this dish and their philosophy as a band, they jokingly answered that there’s no specific reason. Juno comically uttered “Ben could find hundreds of philosophies on this topic. But for me as an analogy, I could be the meat, Uncle Ben could be the innards, and Hana could act as the veggies in this bowl of Soto Betawi…hahahahah! You should try Ben’s Soto Betawi which is UNMATCHED!”

Directed by Sahid Permana, the video for “Giants Among The Elders” provides a blend of Jakarta and G.A.T.E’s universe with the trio seamlessly showcased the best of both worlds. They unanimously choose Blok-M as their favorite go-to place in Jakarta for various reasons. “I love the new literacy park!” said Hana excitedly. She stated record stores and secondhand book stores at Blok M mall is one of the places that you could find her wandering alone. 

The interconnecting public transportation access also plays a big role on why this area becomes the favorite of this trio. Ben further added that Blok M’s vibrant and bustling atmosphere could represent Jakarta’s old and current eras. “There’s this retro feeling of Jakarta, but at the same time we could still feel the connection to a modern city that is moving forward. 

There’s an overlapping vibe of time periods that is manifested by many modern cafés, old establishments, and a terminal that sees people come and go. As a place that used to become the center of Japanese culture or ‘Japan District’ back in the days, it’s a no-brainer for Juno and Hana who’s known as fans of this culture, to fall in love with this place,” Ben said.

The trio who decided to form a band after a unique encounter of Ben and Juno in a convenience store, collaborated with a renowned band in Indonesia, which is Sasa. G.A.T.E. feel that the values and spirit of Sasa that always spread positivity for everyone, is suitable with their vision and music core. 

Vice versa, Sasa feels that the dream and spirit of G.A.T.E. in making music, adds refreshing value in spreading happiness. As a big fan of Ben’s culinary creation, Juno also said that cooking and eating have become an escape for the band when they hit a wall while trying to find melodies, lyrics, or arrangements for their songs. Hence, Sasa has always been an accompaniment for their journey as musicians. 

G.A.T.E’s universe won’t stop on this music video, as the band slightly hinted that there will be an expanding visual form in which we could get to know more about their back story and future plans. “Of course there will be more visuals from us, just so you wait! Actually all of our journeys are presented through our Instagram page, so hit the follow button and you’ll find our stories there. Psst, the admin is a very mysterious being,” said Juno as Hana added that everyone could tell that Juno is the man behind their social media. 

The wisest of the bunch, Ben, playfully spilled that they desperately need content people to help them develop their stories as web series or short stories. While doing so, he said that G.A.T.E is currently preparing their second single so the listeners should be looking forward to it. In the meantime, the video for “Giants Among The Elders” is ready to be enjoyed on the band’s official Youtube account on July 17th, 2023. 

Senin, 17 Juli 2023

Band Ska Core Asal Surabaya Indahnya Pohon Cemara Rilis Single Berjudul Roda Gila

 


Loetju.id - Setelah lama hiatus di tahun 2011 band yang berdiri di tahun 1998 ini, akhirnya merilis single bertajuk “ Roda Gila “ yang menandai kebangkitan Indahnya Pohon Cemara (IPC). Selain Roda Gila mereka akan merunut single lainnya di tahun 2023 ini Skartajaya & Now Where Left to Go. Dan trilogy single tadi akan di tutup dengan Ep Mini Album IPC. Terinspirasi oleh perjalanan hidup dan pengalaman pribadi mereka, single ini adalah cerminan dari sebuah kreativitas dan dedikasi. 

Single ini dirilis 14 Juli 2023 dengan streaming digital di seluruh platform music digital dibawah naungan Label Siderise Records.

“Bersiaplah untuk terhanyut dalam nada dan lirik yang menggugah hati, dan Jadilah saksi akan MOVEMENT itu serta jangan lupa berbagi kegembiraan ini dengan orang-orang terdekatmu“ ujar Bennu sang vokalis.


Profil Band Ska Indahnya Pohon Cemara 
Indahnya Pohon Cemara  (IPC) sebuah band ska core yang terbentuk pada tahun 1998, Mereka menggabungkan elemen-elemen musik ska,punk ,metal dengan sentuhan modern, menghasilkan suara yang enerjik dan memikat. Band ini terdiri dari sekelompok musisi yang sangat berbakat dan penuh semangat dalam membawakan musik.

Saat ini band IPC beranggotakan 10 orang, yakni Harmanwansyah (tenor sax), Bennu (vokal), Kholis (gitar), Udin (bass), affan (gitar), Rizky (Trumpet), Stefanno (drum), Hery (Trombone),Willy (Trombone), Fery (Trumpet),

Mereka banyak terinspirasi oleh karya-karya voodoo glow skull, slayer, antrax, slayer, dan musisi lintas genre yang lainnya. Mereka juga mengambil elemen musik reggae, jazz, yang sering di mainkan oleh player sax tenor (Harmanwansyah)  untuk memberikan sentuhan yang segar . Dengan lirik-lirik yang ceria dan pesan yang positif, musik kita mengajak pendengarnya untuk menari dan menikmati kehidupan.

Indahnya Pohon Cemara (IPC) band ska yang energik dan menghibur. Dengan musik mereka yang penuh semangat dan penampilan panggung yang menggoda untuk menari, mereka berhasil menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi para penggemar musik ska di seluruh dunia.





Selasa, 11 Juli 2023

SOLOPEDULI-BPKH Terus Berkolaborasi Salurkan Logistik Makanan hingga Keceriaan untuk Lumajang

 


Loetju.idLUMAJANG - SOLOPEDULI-BPKH kembali menyalurkan bantuan di lokasi kedua untuk masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (10/07/2023). Kali ini penyaluran dilakukan di Pos Pengungsian Balai Desa Nguter, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, SOLOPEDULI-BPKH menyerahkan bantuan berupa logistik makanan, 150 pcs abon.

Maskur, selaku Kepala Urusan Keuangan Desa Nguter mengucapkan terima kasih untuk SOLOPEDULI-BPKH yang sudah jauh-jauh datang dari Solo untuk membantu kita. “Terima kasih SOLOPEDULI dan BPKH. Logistik makanan ini kami terima dan semoga dapat bermanfaat untuk warga kami dan menjadi amal kebaikan untuk para donatur. Saya mewakili warga Desa Nguter berterima kasih dan sangat senang,” ucap Maskur.

Di Pos Pengungsian Balai Desa Nguter, terdapat 181 pengungsi yang terdiri dari 26 lansia, 108 dewasa, 1 remaja, 21 anak-anak, 11 balita dan 1 bayi dan kondisi pengungsi dalam keadaan sehat. Disampaikan juga oleh Kepala Urusan Keuangan Desa Nguter, saat ini kebutuhan masyarakat yang mendesak adalah diapers anak dan balita, perlengkapan mandi, dan juga relawan untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga.

Nanang, selaku Tim SIGAB Solo Peduli berhasil mengajak berbincang penerima manfaat yang merupakan pengungsi di Pos Pengungsian Desa Nguter, yaitu Subur (60) dan Suwarni (55) yang beralamatkan di Dusun Kedungwringin RT.3 RW.10, Nguter, Pasirian, Lumajang. Mereka bercerita tentang kondisi sebelum terjadi banjir bandang lahar dingin. 

“Sebelumnya itu, karena hujan terus menerus lalu air sungai mulai naik. Kejadiannya sore Mas jam setengah 3 itu, air sudah deres banget terus tiba tiba naik cepet dan masuk ke pekarangan warga, itu Mas kalau tidak ada masjid yang menghalangi laju air pasti ada yang hanyut kebawa air. Alhamdulillah masih ada masjid yang memecah arusnya, sehingga warga bisa menyelamatkan diri. Kami berangkat mengungsi ke sini ya tidak bawa apa-apa, pasir yang bekas banjir di rumah kami itu sekarang sudah tingginya 50 cm, sudah dua hari ini membersihkan masih belum selesai, karena banyak dan keras sekali.” kata Subur dan Suwarni saling bersautan.

 
Dok. Tim Sigab Solopeduli berbincang dengan warga Desa Nguter yang terkena dampak banjir

Tidak hanya mengirim bantuan logistik, Tim Solo Peduli juga menguatkan mental anak-anak di pengungsian dengan sedikit menghibur, hal ini merupakan salah satu tindakan psikososial. Fajriel dan Azka, yang ditemui Tim Solo Peduli menceritakan bahwa mereka ikut sedih karena sekolah mereka rusak dan terkena banjir. Akbar, salah satu Relawan Sigab Solo Peduli mengajak Fajriel dan Azka bermain bersama dan kembali membuat mereka tersenyum.
 
Dok. Keceriaan kembali anak-anak di pengungsian bersama Tim Solo Peduli
Tim Solo Peduli juga memantau kondisi kerusakan yang terjadi di gedung-gedung sekolahan dan rumah-rumah warga Desa Nguter. Timbunan pasir lahar dingin yang ditimbulkan karena lahar dingin yang dibawa hujan deras terus menerus mengakibatkan sekolah POS PAUD Melati 1 dan halaman SDN Nguter 05 teruruk pasir dan masih terbengkalai karena belum dibersihkan. Sejumlah buku-buku penunjang kegiatan belajar mengajar juga ikut rusak. 

Rumah-rumah warga terlihat rusak dan ambruk, perabotan seperti kursi, meja, pintu bahkan tempat tidur juga ikut rusak karena banjir. Banyak dari rumah-rumah warga yang masih tertimbun pasir dan susah untuk dibersihkan karena tebalnya material pasir yang keras dengan ketinggian hingga 50 cm.

Kondisi memprihatinkan ini membuat kita ikut merasakan susah dan sedihnya para korban bencana Lumajang. Mari, bersama-sama berdoa dan mengulurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang berada di sana. Untuk membantu mereka pulih dan dapat menjalani kehidupan seperti semula lagi. Kebaikan sekecil apapun akan berarti jika dilakukan dengan keikhlasan hati.  


Foto: Dok. Penyerahan bantuan SOLOPEDULI-BPKH langsung kepada Maskur (Kepala Urusan Keuangan) Desa Nguter, Candipuro, Lumajang pada Senin (10/07/2023)

Sabtu, 08 Juli 2023

Awal Juli 2023, Griya Peradaban Laksanakan Kuliah Alternatif Ke VI Sesi 1

 


Loetju.id - Awal Juli, Griya Peradaban Laksanakan Kuliah Alternatif Ke- VI Sesi 1 Griya Peradaban menggelar Kuliah Alternatif ke-VI. Acara ini digelar di hari Sabtu (8/7/23).

Seperti halnya kuliah alternatif sebelumnya, pada sesi 1 ini dilakukan secara online melalui zoom meeting. 

Kegiatan perdana di batch ke- VI ini memiliki tema prophetic leadership yang akan disampaikan oleh Ustadz Ach Dhofir Zuhry dari Pondok Pesantren Luhur Baitul Hikmah. 

Namun, dalam pelaksannaannya Ustadz Ach Dhofir Zuhry terkendala hadir dikarenakan hal yang mendesak. 

Sebagai pengganti pemaparan materi leadership pada sesi ini, maka Isti Faniyah sebagai host memandu langsung sharing session dengan para peserta. 

Selain itu, kegiatan yang dimulai pada pukul 09.33 WIB ini juga diisi dengan pemaparan panduan teknis kuliah alternatif ke-VI dan bermain jamboard. Dimana antara anggota dan pegiat saling mengenal satu sama lain. 

Meskipun jadwal kuliah alternatif belum sesuai dengan jadwalnya, tidak menurunkan semangat peserta dan pegiat mengikuti kegiatan sesi 1 ini hingga akhir. 

Berbagai harapan adanya kuliah alternatif ini diramaikan dalam jamboard oleh para pegiat dan anggota, contohnya mendapat ilmu yang bermanfaat, belajar yang tidak diajarkan di bangku kuliah, pengalaman baru, memperbaiki public speaking, mengisi waktu luang, bahkan ada yang menghilangkan kegabutan dengan kegiatan bermanfaat. Hal ini ternyata sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Founder Griya Peradaban. 

"Program ini memang disiapkan untuk bisa mengisi waktu luang ketika panjenengan semua libur. Program ini memang berisi terkait dengan softskill baik itu sifatnya pengembangan personal maupun pengembangan komunikasi. Oleh karena itu, materi- materi yang disajikan disini, saya yakin tidak ada di kampus. Secara spesifik telah kita hadirkan dari berbagai pihak, komunitas, atau teman teman yang telah memiliki bidang tertentu" jelas Ma'as Shobirin selaku Founder Griya Peradaban. 

(Zahro/ Griya Peradaban)

Jumat, 07 Juli 2023

Taiwanese Soloist Mandark Releases Album "BADA88" in Indonesia Exclusively via Sun Eater

 


Loetju.id - Mandark, the indie musician and singer-songwriter from Taiwan, previously known as the lead vocalist and keyboardist of the indie bands Sweet John and I Mean Us, has made a name for herself in the mainstream Chinese music scene over the past few years. 

She has also been active in various renowned international indie scenes, performing at events such as SXSW, Busan Rock Festival, and Audiotree Live. With her rich creative energy, Mandark has not been content with the achievements of her bands. 

Over the past year, she has delved inward to explore her true self. Confronting her anxieties and desires head-on, this introspection has given birth to her first solo album, "BADA88." (read: Badass) that’s released on 30th June 2023.

The album embodies a firm belief – Mandark's journey to discovering her unique charm and finding infinite love and freedom along the way.

"BADA88" was produced by Fortune Coookie Records, a production team that has won multiple Golden Melody Awards (Mandarin Grammy Awards), and released in collaboration with Indonesian label Sun Eater. The album encompasses various genres such as indie pop, synth-pop, R&B, and alternative. 

While primarily featuring English lyrics, it also includes Japanese and Korean elements. The tracklist includes the catchy and upbeat "Sushi," the UK garage-style "8ODY," the dance-filled music video "DALIDA," and the introspective and emotional song "Dying to Hurt You,". These eight tracks showcase Mandark's ambition to expand her presence across Asia.

Within Mandark's music, you will discover a resonation within your own heart. As you rediscover yourself, you will emanate an irresistible charm that attracts the people you love.

Mahen Rilis Single Gagal Bersembunyi Kolaborasi Dengan Penyanyi Malaysia Iman Troye

 


Loetju.id - Petrus Mahendra atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mahen. Penyanyi yang memulai karirnya pada tahun 2019 dengan membawakan lagu yang berjudul “Pura-pura Lupa” sebagai single pertamanya yang berhasil mendapatkan 133+ M viewers. Selain itu, Mahen sudah memiliki sebuah album yang berjudul “Sebuah Cerita” yang sukses dan disukai oleh banyak pendengar musik di tanah air.

Kini, dibawah label musik Indo Semar Records, Mahen kembali merilis sebuah single, dimana kali ini sedikit berbeda dari lagu-lagu Mahen sebelumnya. Pada lagu yang berjudul “Gagal Bersembunyi”, Mahen berkolaborasi bersama penyanyi asal Malaysia yang bernama Iman Troye. Iman Troye adalah pelantun lagu yang berjudul “Pejam Celik Hari Raya” yang telah rilis pada tahun 2021 lalu.

“Kali ini aku berkolaborasi dengan Iman Troye dari Malaysia, seru banget bisa duet bareng dan menyatukan Bahasa yang berbeda, walaupun Bahasa Indonesia dan Malaysia tak jauh berbeda. Dengan budaya yang berbeda dapat menyatukan aku dan Iman untuk menghasilkan karya bersama” ujar Mahen.

“Gagal Bersembunyi” adalah lagu yang mengisahkan tentang sepasang kekasih yang telah lama berpisah dan sudah menjalani kehidupannya masing-masing. Namun, tanpa disadari mereka masih saling memendam rasa yang mereka jalani di masa lalu.

 Mereka merasa yakin akan bisa terbiasa untuk tidak saling bersama, nyatanya mereka gagal bersembunyi satu sama lain dan susah untuk melawan hati sendiri, dengan hadirnya orang baru pun tak mampu melawan rasa yang ada di antara mereka. Hingga akhirnya waktu mempertemukan mereka kembali, namun hanya saling menunggu dan tak memulai saling berbicara untuk ungkapkan rasa yang masih ada.

“Lagu ini juga mengingatkan kita agar jangan menunda untuk mengungkapkan sesuatu sampai akhirnya terlambat dan menyesal, kalau sudah terlambat kita tidak bisa mengulang waktu dan hanya bisa menyesalinya. Jadi jangan takut untuk mengungkapkan yahh…” ujar Mahen.

Hadir dengan bergenre Pop, lagu ini mungkin dapat mewakili perasaan para pendengar lagu yang sedang sulit melupakan seseorang yang dicintai. Mungkin mulut dapat berbicara tidak, namun hati tak dapat di bohongi. Jika masih ada rasa, bicaralah jangan di simpan dan membuat hati bersedih. Lagu “Gagal Bersembunyi” ini diciptakan oleh Pika Iskandar dan dibantu oleh Tito S sebagai musik produser.

Dalam pengerjaan music video lagu ini memiliki tantangan tersendiri bagi Mahen dan Iman. Dimana pada saat pengambilan gambar untuk Mahen dan Iman sempat terhalang oleh keadaan cuaca yang cukup mengganggu proses syuting. Namun hal tersebut tak menghalangi proses pembuatan video untuk lagu ini.

“Aku berharap kalian suka dengan lagu aku dan Iman. Selain itu, semoga bisa membuat industri musik Indonesia semakin banyak lagi yang ingin berkolaborasi dengan musisi luar Indonesia, agar bisa saling bertukar referensi musik supaya bisa jadi lebih berbeda” tutup Mahen.

 
Lirik lagu Gagal Bersembunyi 

Ternyata telah lama kita pisah
Namun dirimu dan diriku masih resah
Melewati selama ini sendiri-sendiri
Kita gagal bersembunyi


Diantara kita
Masih saling menyimpan rasa
Namun mengapa kita tak coba
Ungkapkan rasa


Semestinya kita
Memulai saling berbicara
Bukan saling menunggu cinta
Sampai kapan kita begini
Sementara cinta masih tersisa


Kukira akan bisa terbiasa
Namun diriku dan dirimu masih resah
Melewati selama ini sendiri-sendiri
Kita gagal bersembunyi


Susah tuk mengingkari
Melawan hati sendiri
Meski ku telah punya kekasih lagi


Diantara kita
Masih saling menyimpan rasa
Namun mengapa kita tak coba
Ungkapkan rasa


Semestinya kita
Memulai saling berbicara
Bukan saling menunggu cinta
Sampai kapan kita begini
Sementara cinta masih tersisa


Sampai kapan kita begini
Sementara cinta masih tersisa

Jumat, 23 Juni 2023

Penyanyi Ex Audisi Indonesian Idol 2022, Rangga Èuforia Debut dengan Single Semu

 


Loetju.id - "Pandangan pertama merupakan salah satu momen paling penting dalam perjalanan cinta." Dari situ setiap orang akan memperoleh first impression satu sama lain yang bisa bersifat nyata maupun SEMU. 

Semu merupakan cerita tentang bagaimana ketertarikan itu muncul saat pertama kali bertemu yang menimbulkan pertanyaan, “Apakah diriku boleh bersamanya?”, “Akankah ada orang lain yang dikecewakan atas hubunganku bersamanya kelak?”. Hal itu menjadikan Semu dapat dimanifestasikan sebagai ketertarikan yang layak diperjuangkan atau bahkan tidak sama sekali. 

Single Semu diproduksi oleh Sun Music.ID, produser musik baru asal Malang yang beranggotakan Cahyo Sunu dan Zainul Risyad. Sun Music.ID telah banyak memproduksi aransemen musik yang easy-listening dalam berbagai jenis genre. Dalam single perdana ini, mereka menggaet penyanyi jebolan audisi Indonesian Idol 2022 yang bernama Muhammad Arhangga Satriawan, atau dikenal dengan nama panggung Rangga Éuforia. Semu dibawakan dalam nuansa pop yang dapat dinikmati semua kalangan. 

Dengarkan Semu di berbagai platform musik favoritmu. Temukan arti dari Semu dan tentukan pilihan kalian untuk berpihak pada tim yang layak memperjuangkan cinta ini atau tidak sama sekali atas segala hal yang semu ini!

Muhammad Arhangga Satriawan atau dikenal dengan nama panggung Rangga Éuforia merupakan penyanyi asal Malang jebolan audisi Indonesian Idol tahun 2022 melalui undangan. Dimulai dari sekadar cover di platform Snapgram, Rangga mulai mencoba menciptakan karyanya sendiri. Mengusung tema pop dengan dibantu kedua rekannya, Sunu (Cahyo Sunu Widagdo) dan Zainul (Mukhamad Zainul Risyad) yang tergabung dalam sebuah proyek bernama Sun Music.ID, Angga meluncurkan single solo perdananya yang berjudul Semu.

Sabtu, 17 Juni 2023

Mencari Pengampunan, Slowanderer Gaet Fahem Lepas Single Hold 2023

 


Loetju.id - Malang - Slowanderer membuktikan janjinya untuk tetap produktif pasca merilis debut single "You Should", dengan melepas single ke-2 yang bertajuk "Hold". Produser EDM yang berdomisili di Kota Malang tersebut menggandeng solois pria yakni Fahem untuk menyanyikan lagu yang bercerita tentang hubungan dan perasaan. 

Menjadi salah satu solois pria yang banyak diperbincangkan di Kota Malang tahun ini bukan menjadi satu-satunya alasan Slowanderer menggandeng Fahem. "Menurutku, Fahem memiliki karakter suara yang powerful dengan range vokal yang cukup luas. Di lagu Hold ini line vokalnya cukup dinamis. 

Transisi dari nada rendah ke tinggi juga cukup ekstrim dan aku menilai dari lagu-lagu Fahem, dia cukup banyak memiliki lagu dengan karakter vocal-line serupa," jawab Slowanderer tentang alasannya memilih Fahem. Lagu "Hold" sendiri selain diwarnai teknik vokal yang kuat, juga dilengkapi dengan eksplorasi tropical house yang sarat elemen gitar, piano, dan perkusi. "Hold" mengajak para penikmat musik EDM untuk terhanyut dalam tiap beat dan ritmenya yang banyak mendapat pengaruh sub-genre tropical house sirka 2013-an.

Membahas lebih jauh tentang makna di balik single kedua milik pria yang juga akrab disapa Jul tersebut, ia menjelaskan bahwa penyesalan adalah tema utamanya. "Lagu ini dipenuhi oleh gejolak, emosi, dan reaksi berlebihan dalam sebuah hubungan. Setelahnya baru timbul penyesalan dan sang pendosa mencari pengampunan lewat lirik yang menyentuh hati," rangkum Slowanderer.

 Fahem sebagai kolaborator menjiwai penuh bait demi bait yang ada di lagu ini dan berhasil membawakan dengan gayanya sendiri yang ternyata berdasarkan improvisasi mendadak saat proses rekaman. Slowanderer mengaku terinspirasi dan melakukan beberapa penyesuaian agar dapat mengeluarkan potensi terbaik dari kedua musisi yang terlibat. 

"Tantangan bagiku selaku produser saat rekaman yakni mencari motif vokal yang nggak monoton. Diperlukan pattern yang variatif agar pendengar nggak bosen dan di sini vokal berperan penting untuk meninggalkan kesan mendalam bagi penikmatnya," ungkap pria yang juga merupakan anggota band rock Tirant. Cover sampul single ini kembali ditangani oleh Kevkaesque yang juga membantu musisi EDM ini dalam single pertamanya. Menggambarkan dua insan yang sedang bergandengan, nuansa sinematik nan oldskool ditampilkan untuk merepresentasikan single "Hold". 

Mendapatkan apresiasi seperti dipilihnya debut single "You Should" dalam platform musik digital Resso, Slowanderer memiliki ekspektasi agar lagu keduanya ini juga dapat diapresiasi dan dinikmati dengan baik oleh para kritikus musik ataupun pendengar pada umumnya. Berharap dapat menampilkan karya orisinil secara live, musisi ini juga memiliki mimpi untuk mengadakan showcase dimana ia melakukan remix beberapa lagu karya musisi Malang ala Slowanderer. Sementara kita nantikan "You Should" atau "Hold" untuk ditampilkan dalam sebuah acara intimate atau poolside party, lagu terbaru Slowanderer sudah bisa dinikmati secara digital per 16 Juni 2023 di layanan streaming digital favoritmu.

Jumat, 16 Juni 2023

Penyanyi Arizki Mantan Vokalis Band IZE Dreamband, Rilis Single Terbarunya Istriku

 

Loetju.id - Rizki Abdurahman atau biasa dipanggil ARIZKI, penyanyi solo dan pencipta lagu kelahiran Bandung 6 Desember 1985 yang pernah menjadi Vokalis Band IZE Dreamband (2004-2006), The Titans Band (2007–2012) juga sempat membantu Drive Band berhasil melahirkan Debut Single Solo Project berjudul “Wanita Sepertimu” pada awal tahun 2019 lalu.

Kini Arizki Kembali merilis single terbarunya yang berjudul “Istriku”, sebagai “Pandingan” untuk menikah kembali setelah menyandang status duda sejak tahun 2010 silam sampai saat ini. Sayangnya, lagu ini yang sebetulnya menjadi pengantar Arizki mengakhiri masa duda-nya harus sirna. Karena Lagu yang disiapkan untuk rilis bersamaan dengan rencana pernikahannya tidak jadi terlaksana dikarenakan satu dan lain hal. Namun kondisi tersebut tidak menjadikan lagu ini turut batal diluncurkan.

Lagu “Istriku” yang sudah lama tertunda sejak persiapan awalnya di tahun 2020 ini, diciptakan oleh Arizki bersama Andi Subagja Anata.

“Sebenarnya lagu ini menceritakan tentang ungkapan istimewa terhadap seseorang yang sungguh dicintai, yang selalu menemani dan juga paling bisa mengerti. Lagu yang diperuntukkan untuk wanita special yang penuh cinta dan kasih sayang yang akan setia mendampingi hingga akhir hayat. Seperti sebuah ungkapan Tulang Rusuk Lelaki, yang akhirnya dijadikan seorang Istri”, jelas Arizki soal lagu barunya ini.

Berkat bantuan Catur Septembrianto sebagai Music Director dan penyanyi juga Vocal Director ternama Sandy Canester, karakter suara Arizki menjadi sangat berbeda dibandingkan saat Ia bernyanyi di Band sebelumnya. Dengan balutan musik Slow Dance, juga Strings Section dari Ava Victoria & Friends, lagu yang direkam di studio 168ad milik Fay Ismail ini menjadi sebuah karya musik yang elegan, juga selalu pas untuk didengarkan berkali-kali, kapanpun dan dimanapun. Khususnya di acara sakral seperti momen pertunangan atau Pernikahan.

Untuk musik video lagu ini sendiri diambil dan diproduksi di Pulau Bali. Menceritakan tentang sosok Wanita yang sungguh dicintai, yang selalu menemani dan mengerti Arizki. Terlepas siapa sosok model Wanita yang menjadi misteri, karena konsep yang diangkat tidak menunjukan wajah sosok Wanita yang ada di Music Video tersebut.

“Saya hanya ingin meng-interpretasikan Wanita tersebut sebagai Istri. Agar semua penonton merasakan inti dari cerita yang disuguhkan, dan selalu mengingat dan bersyukur pada pasangan masing-masing”, ujar Arizki.

Lagu “Istriku” ini sudah dapat dinikmati di seluruh Digital Streaming Platform, Seluruh Sosial Media Official milik ARIZKI, juga radio-radio di seluruh Indonesia. Beberapa konten Audio Visual menarik lainnya seperti Official Music Video, Video Lyrics, Behind the Scenes juga konten lainnya dapat dinikmati di Kanal Youtube Resmi, juga semua sosial media ARIZKI lainnya.

Besar harapan Arizki, untuk single solo keduanya ini mampu menyentuh hati banyak khalayak pendengar di seluruh Indonesia maupun luar negeri. 

“Aku pribadi ingin sekali mengajak semua pendengar lagu ‘Istriku’ ini untuk bisa menghargai dan selalu mengingat alasan utama mencintai, menikahi dan juga hidup bersama pasangan yang semoga menjadi pasangan sehidup semati”, tutup Arizki.


Lirik SingleIstriku

Kau yang bisa membuatku tertawa
Kau yang bisa membuatku bahagia
Kau sempurnakan
Hidupku yang S'lama ini sepi


Kau yang bisa mengerti tentangku
Kau yang bisa terima kekuranganku
Kau alasan terbesarku
Jalani hidupku bersamamu

 
(Reff)

Kau akan menjadi Ibu bagi Anak-anak kita nanti
Kau, yang s'lama ini kucari
Akan kujadikan kau seorang Istri


Kau yang bisa mengerti tentangku
Kau yang bisa terima kekuranganku
Kau adalah Tulang Rusukku
Tuhan t'lah ciptakan Kau untukku

(Back to Reff)

Rekomendasi 10 Menu Wisata Kuliner di Kabupaten Kudus Jawa Tengah

 


Loetju.idKabupaten Kudus, yang terletak di provinsi Jawa Tengah, merupakan destinasi yang kaya akan budaya, sejarah, dan tentu saja, kuliner. Kabupaten ini dikenal sebagai kota santri dan juga sebagai "Kota Kretek" karena sejarahnya yang terkait dengan industri tembakau. 

Bagi para pecinta kuliner, Kabupaten Kudus menawarkan beragam hidangan lezat yang tidak boleh dilewatkan. Berikut adalah beberapa rekomendasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi saat Anda berada di Kabupaten Kudus.


1. Soto Kudus
Soto Kudus adalah hidangan ikonik dari Kabupaten Kudus. Soto ini memiliki cita rasa yang khas, dengan kuah kaldu ayam yang gurih dan daging ayam yang empuk. Biasanya disajikan dengan nasi, tauge, dan dilengkapi dengan kerupuk. Anda dapat menemukan Soto Kudus di berbagai warung dan restoran di sepanjang Kabupaten Kudus.


2. Nasi Pecel Kudus
Nasi Pecel Kudus adalah makanan khas Jawa Tengah yang juga terkenal di Kabupaten Kudus. Nasi pecel merupakan nasi yang disajikan dengan campuran sayuran seperti kangkung, kacang panjang, tauge, dan daun singkong yang direbus atau dikukus. Di atasnya dituangkan bumbu kacang yang kaya akan rasa gurih dan pedas. Rasakan sensasi kenikmatan Nasi Pecel Kudus di berbagai warung makan tradisional di Kabupaten Kudus.


3. Nasi Liwet Kudus
Nasi Liwet Kudus adalah hidangan nasi gurih yang dimasak dengan menggunakan santan kelapa dan rempah-rempah khas Jawa. Nasi ini biasanya disajikan dengan lauk seperti ayam suwir, telur balado, tahu tempe goreng, dan sambal. Rasanya yang lezat dan aromanya yang harum membuat Nasi Liwet Kudus menjadi salah satu makanan favorit di Kabupaten Kudus.


4. Jenang Kudus
Jenang Kudus adalah makanan tradisional yang terbuat dari ketan dan gula merah. Makanan ini memiliki tekstur yang kenyal dan manis yang terasa begitu lezat di lidah. Jenang Kudus tersedia dalam berbagai varian, seperti jenang abang (merah), jenang putih, jenang hijau, dan masih banyak lagi. Anda bisa mencicipi Jenang Kudus di pasar-pasar tradisional atau toko oleh-oleh di Kabupaten Kudus.


5. Klepon
Klepon adalah jajanan tradisional Indonesia yang juga populer di Kabupaten Kudus. Klepon terbuat dari ketan yang dibentuk bulat dan diisi dengan gula merah cair. Bola-bola ketan ini kemudian digulingkan dalam parutan kelapa untuk memberikan rasa gurih yang khas. Klepon memiliki rasa manis yang meleleh di mulut dan sering dijadikan sebagai camilan atau makanan penutup setelah menyantap hidangan utama di Kabupaten Kudus. Klepon biasanya bisa Anda temui di warung-warung tradisional atau pasar-pasar di daerah ini.


6. Lontong Demangan
Lontong Demangan adalah salah satu kuliner khas Kabupaten Kudus yang patut untuk dicoba. Terbuat dari lontong (nasi ketan yang dibungkus dalam daun pisang) yang disajikan dengan berbagai lauk pauk seperti serundeng, telur pindang, sambal goreng krecek, dan lainnya. Kombinasi antara lontong yang kenyal dan lauk pauk yang gurih membuat Lontong Demangan menjadi hidangan yang lezat dan mengenyangkan.


7. Sate Buntel
Sate Buntel adalah hidangan sate yang terbuat dari daging sapi yang dibungkus dengan lembaran lemak sapi. Daging yang sudah dibumbui ini kemudian ditusuk dan dipanggang hingga matang. Sate Buntel memiliki rasa yang gurih dan lezat, terutama ketika dipadukan dengan sambal kacang pedas. Anda dapat menikmati Sate Buntel di berbagai warung atau penjual kaki lima di Kabupaten Kudus.


8. Nasi Gandul
Nasi Gandul adalah hidangan nasi dengan campuran daging sapi yang dimasak dengan santan kental dan bumbu rempah khas Jawa. Rasa kuah santan yang kaya dan daging sapi yang empuk membuat hidangan ini menjadi favorit di Kabupaten Kudus. Nasi Gandul biasanya disajikan dengan pelengkap seperti telur pindang, emping, dan sambal goreng krecek.


9. Sego Kucing
Sego Kucing adalah konsep unik makan nasi di Kabupaten Kudus. Nasi disajikan dalam porsi yang kecil, seperti makanan kucing, namun dengan variasi lauk pauk yang beragam. Anda dapat mencicipi berbagai hidangan kecil seperti sambal goreng krecek, telur pindang, sate, dan lain-lain. Sego Kucing menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin mencoba berbagai hidangan dalam satu waktu.


10. Es Dawet Telasih
Untuk menyegarkan diri setelah menjelajahi kuliner Kabupaten Kudus, Anda dapat mencoba Es Dawet Telasih. Minuman ini terbuat dari campuran dawet (jelly hijau dari tepung beras) dan sirup telasih yang manis. Es Dawet Telasih adalah minuman yang populer dan sering dijadikan sebagai penutup setelah makan. Nikmati kelezatan dan kesegaran Es Dawet Telasih di berbagai warung atau kedai minuman di Kabupaten Kudus.

Itulah beberapa rekomendasi wisata kuliner di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba hidangan-hidangan khas yang menggugah selera ini saat Anda berkunjung ke Kabupaten Kudus. Selamat menikmati kuliner lokal yang lezat dan selamat menjelajahi keunikan kota santri ini!

Comika

Politika

Gen Z