Loetju.id - Dalam rangka mendukung tema besar "Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan Desa Berbasis Kearifan Lokal Waduk Cengklik untuk Mendukung Literasi dan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Sobokerto Boyolali", Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) IDBU-07 Universitas Diponegoro melaksanakan serangkaian program kerja di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Salah satu program kerja tersebut adalah Edukasi Literasi Digital dan Internet Sehat yang dilaksanakan sebagai bagian dari Program Sosial Kemasyarakatan rumpun Sains dan Teknologi, dengan sasaran meningkatkan kemampuan warga dalam menyaring informasi serta menjaga keamanan data pribadi di ruang digital. Kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, sekaligus mendukung poin ke-9 mengenai penguatan infrastruktur dan inovasi di tingkat masyarakat desa.
Kegiatan dilaksanakan pada sabtu (1/08/2026) bertempat di rumah Ketua RT 04 RW 05 Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dan diikuti Oleh Ibu-ibu PKK Desa Sobokerto. Pemilihan rumah Ketua RT sebagai tempat kegiatan dan waktu pelaksanaan pada malam hari disesuaikan dengan kebiasaan warga berkumpul seusai aktivitas harian, sehingga peserta dapat hadir tanpa meninggalkan pekerjaan maupun urusan rumah tangga. Selama acara berlangsung, tim membagikan leaflet berisi ringkasan materi internet sehat kepada seluruh peserta sebagai pegangan yang dapat dibaca kembali di rumah, sekaligus lembar pre-test yang diisi sebelum pemaparan materi dimulai.
Program ini terbagi menjadi beberapa peran yang saling melengkapi. Sebagian anggota tim bertugas sebagai pemateri yang menyampaikan materi literasi digital, pengenalan berita hoaks, dan keamanan akun. Sebagian lainnya menyiapkan modul cetak, perlengkapan presentasi, serta dokumentasi kegiatan. Penulis sendiri berperan pada bagian pengukuran pemahaman awal peserta, yaitu menyusun materi pre-test sekaligus memandu langsung sesi pre-test sebelum pemaparan materi dimulai.
Pelaksanaan diawali dengan penyusunan instrumen pre-test yang dikerjakan penulis beberapa hari sebelum kegiatan berlangsung. Penyusunan dilakukan dengan mengacu pada isi modul literasi digital dan keamanan digital yang telah disiapkan tim, sehingga setiap butir soal benar-benar mewakili materi yang akan disampaikan. Indikator yang diukur meliputi kemampuan mengenali ciri berita hoaks, kebiasaan meneruskan pesan di grup percakapan, pemahaman mengenai kata sandi dan keamanan akun, kewaspadaan terhadap penipuan berhadiah dan tautan mencurigakan, serta sikap dalam membagikan data pribadi secara daring.
Proses penyusunan mempertimbangkan latar belakang peserta yang beragam, sehingga lembar pre-test dibuat sangat ringkas, yaitu satu kolom identitas berisi nama peserta dan empat butir soal saja, dengan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami, kalimat pendek, dan pilihan jawaban sederhana agar dapat diselesaikan dalam waktu singkat tanpa membuat peserta merasa sedang diuji. Kolom nama disiapkan agar hasil pre-test setiap peserta dapat dipasangkan dengan hasil evaluasi setelah kegiatan.
Pada hari pelaksanaan, penulis membuka rangkaian acara dengan menjelaskan tujuan pre-test kepada peserta, yaitu untuk memetakan pemahaman awal dan bukan untuk menilai benar atau salah secara pribadi. Lembar soal kemudian dibagikan bersama leaflet materi internet sehat kepada seluruh peserta yang hadir, lalu setiap butir soal dibacakan satu per satu dengan tempo pelan disertai contoh kejadian yang dekat dengan keseharian ibu-ibu, seperti pesan berantai di grup arisan atau tautan undian berhadiah yang beredar di aplikasi percakapan. Penulis juga berkeliling untuk mendampingi peserta yang mengalami kesulitan membaca soal atau ragu dalam menentukan pilihan jawaban, sehingga seluruh lembar peserta dapat terisi sebelum sesi pemaparan materi dimulai.
Pelaksanaan kegiatan ini menghadapi sejumlah kendala, di antaranya porsi waktu pre-test yang singkat karena rangkaian acara harus dibagi dengan pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan agenda pertemuan rutin warga. Peserta juga datang secara bertahap sesuai kesibukan masing-masing pada malam hari, jumlahnya cukup banyak untuk ukuran ruang berkumpul di rumah Ketua RT, dan penerangannya kurang leluasa untuk membaca lembar soal. Untuk mengatasi kendala tersebut, penulis memangkas jumlah butir soal seminimal mungkin, membacakan setiap soal dengan suara jelas agar peserta berjalan pada tempo yang sama, dan menyediakan pendampingan langsung bagi peserta yang kesulitan membaca maupun ragu menentukan jawaban.
Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan satu set instrumen pre-test yang terisi lengkap oleh peserta dan menjadi gambaran awal mengenai tingkat pemahaman Ibu-ibu PKK terhadap literasi digital dan keamanan internet. Hasil pengisian tersebut langsung dimanfaatkan pemateri untuk menekankan bagian materi yang paling banyak belum dipahami peserta, sekaligus menjadi pembanding bagi evaluasi kegiatan setelah sosialisasi selesai. Kontribusi ini menjadi salah satu bentuk implementasi keilmuan Informatika dalam mendukung penguatan literasi digital masyarakat Desa Sobokerto.
Tanggapan dari Peserta dan Perangkat Desa
Setelah kegiatan berlangsung, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sobokerto menyampaikan tanggapan mengenai pelaksanaan kegiatan edukasi literasi digital dan internet sehat.
"Ok,Dalam penyampaian materi tadi malam sangat menyenangkan,karena mas dan mbak KKN UNDIP tau siapa audien nya dan harus bagaimana cara menyampaikannya, Ada selingan humor dan tawanya juga .Sip lah Selanjutnya kita bisa tau mana itu hoax atau fakta, Jadi tidak lagi sembarangan posting atau upload informasi yang diterima, Apalagi klik link yang tidak jelas sumbernya yang meminta data pribadi. Jadi dari penyuluhan tadi malam kita dapat tips,solusi,dan cara aduan, yang jelas saring sebelum sharing, Mantab KKN UNDIP."
Tanggapan tersebut menjadi bentuk konfirmasi bahwa pengukuran pemahaman awal melalui pre-test membantu penyampaian materi menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan peserta selama kegiatan edukasi literasi digital dan internet sehat berlangsung.
Penulis:
Alif Faturrohman
Mahasiswa KKN-T IDBU-07
Universitas Diponegoro
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar


