Loetju.id - Minggu, 26 Juli 2026, bertempat di Kampung Nglarang RW 09, Kelurahan Gunungpati, Kota Semarang, telah dilaksanakan kegiatan Edukasi Pemanfaatan Cangkang Telur sebagai Sumber Kalsium untuk Tanaman. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja individu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 101 Universitas Diponegoro Tahun 2026 yang ditujukan kepada Ibu-Ibu PKK RW 09 sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kandungan dan manfaat cangkang telur sebagai sumber kalsium alami bagi tanaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai guna. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan cangkang telur sebagai alternatif sumber kalsium untuk mendukung pertumbuhan tanaman pekarangan serta mendukung penerapan konsep Integrated Farming.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian cangkang telur sebagai limbah organik rumah tangga yang memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) sekitar 94–97%. Selanjutnya dijelaskan fungsi kalsium bagi tanaman, di antaranya memperkuat dinding sel, merangsang pertumbuhan akar, membantu pembentukan jaringan baru, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap gangguan fisiologis. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai potensi cangkang telur yang selama ini masih banyak dibuang, padahal dapat dimanfaatkan sebagai sumber kalsium alami yang mudah diperoleh dan ramah lingkungan.
Pada sesi berikutnya disampaikan materi mengenai cara pengolahan cangkang telur menjadi bubuk yang siap digunakan pada tanaman. Peserta diberikan penjelasan mengenai tahapan pengeringan cangkang telur, proses penghalusan hingga menjadi bubuk, serta cara pengaplikasiannya pada media tanam. Selain itu, dijelaskan pula bahwa bubuk cangkang telur bukan merupakan pengganti pupuk NPK, melainkan berfungsi sebagai sumber kalsium alami yang melengkapi kebutuhan unsur hara tanaman.
Sebagai bentuk penguatan materi, seluruh peserta memperoleh leaflet edukasi yang berisi informasi mengenai kandungan nutrisi cangkang telur, manfaat bagi tanaman, langkah-langkah pengolahan, serta cara penggunaan yang tepat. Leaflet tersebut diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang mudah dipahami sehingga masyarakat dapat mempraktikkan pemanfaatan cangkang telur secara mandiri di rumah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai manfaat cangkang telur dan cara penggunaannya pada berbagai jenis tanaman pekarangan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu mengurangi limbah organik rumah tangga sekaligus memanfaatkannya sebagai sumber kalsium alami bagi tanaman, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan sesuai dengan konsep Integrated Farming.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar


