Loetju.id - Sragen - Membaca merupakan salah satu kebiasaan dasar yang sangat penting untuk menunjang keberhasilan belajar anak, khususnya siswa Sekolah Dasar (SD). Namun, di lapangan masih banyak ditemukan siswa yang membaca dengan posisi tubuh kurang tepat, jarak baca terlalu dekat, serta pencahayaan yang kurang memadai. Kebiasaan tersebut apabila dibiarkan terus-menerus dapat berdampak pada kesehatan, seperti gangguan penglihatan, sakit kepala, hingga menurunnya konsentrasi belajar. Berangkat dari kepedulian tersebut, mahasiswa KKN melaksanakan Program Sosialisasi Cara Membaca Buku yang Baik dan Benar Sesuai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) kepada siswa kelas 5 SDN Toyogo 1 dan SDN Toyogo 2, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu di SDN Toyogo 1 dan di SDN Toyogo 2.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya menerapkan prinsip K3 dalam aktivitas membaca sehari-hari, sehingga siswa mampu membaca dengan aman dan nyaman tanpa membahayakan kesehatan mata maupun postur tubuh. Sosialisasi tidak hanya membahas pengertian K3 secara sederhana, tetapi juga mengajak siswa mengenali kebiasaan membaca yang keliru dalam kehidupan sehari-hari, seperti membaca sambil tiduran, membaca di tempat gelap, serta membaca dengan jarak yang terlalu dekat.
Mengenal Prinsip K3 dalam Membaca
Siswa mendapatkan edukasi interaktif mengenai cara membaca buku yang baik dan benar sesuai K3, meliputi posisi duduk tegak dengan punggung bersandar, jarak baca ideal sekitar 30 cm antara mata dan buku, pencahayaan yang cukup dan tidak menyilaukan, serta pentingnya istirahat mata setiap 20-30 menit dengan melihat objek jauh. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh konkret yang mudah dipahami sesuai usia siswa kelas 5 sekolah dasar, sehingga siswa dapat mengaitkan kebiasaan tersebut dengan aktivitas membaca mereka di rumah maupun di sekolah.
Selain mengenali prinsip K3 dalam membaca, siswa juga diajak untuk mempraktikkan langsung posisi duduk dan jarak baca yang benar melalui simulasi dan demonstrasi bersama Tim KKN. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka mencoba posisi membaca yang tepat serta menjawab pertanyaan seputar kebiasaan membaca sehari-hari.
Tidak Berhenti pada Siswa
Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan siswa mengenai cara membaca yang sehat, tetapi juga mendorong mereka untuk menerapkan kebiasaan tersebut secara konsisten di lingkungan masing-masing. Para siswa diharapkan dapat menyampaikan kembali kebiasaan membaca yang baik dan benar kepada teman maupun keluarga di rumah, sehingga pemahaman mengenai K3 dalam membaca tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diteruskan ke lingkungan yang lebih luas.
Membangun Kebiasaan Membaca yang Sehat Sejak Dini
Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai posisi duduk, jarak baca, dan pencahayaan yang tepat saat membaca buku. Siswa juga mulai memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti duduk tegak dan menjaga jarak baca merupakan langkah awal untuk menjaga kesehatan mata dan postur tubuh sejak dini.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap edukasi mengenai cara membaca buku yang baik dan benar sesuai K3 dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih peka terhadap kesehatan diri sendiri dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun rumah. Program Sosialisasi Cara Membaca Buku yang Baik dan Benar Sesuai K3 ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam belajar di Desa Toyogo.
Editor:
Achmad Munandar
Achmad Munandar


